Asisten pelatih Napoli, Marco Landucci (AFP/Marco Bertorello)
Asisten pelatih Napoli, Marco Landucci (AFP/Marco Bertorello)

Napoli

Landucci Heran Napoli Dikritik Berlebihan

Gregorius Gelino • 29 Oktober 2026 16:18
Ringkasnya gini..
  • Landucci menilai kemenangan menjadi jawaban terbaik untuk membungkam kritik, baik terkait skor tipis maupun banyaknya gol yang kebobolan.
  • Setelah sempat kebobolan menjelang turun minum, Napoli mengambil kendali permainan pada babak kedua dan mengamankan hasil pertandingan.
  • Landucci menyoroti absennya Scott McTominay dan André-Frank Zambo Anguissa, serta cedera Vergara dan Favasuli yang memengaruhi kondisi skuad.
Monza: Asisten pelatih Napoli, Marco Landucci, angkat bicara mengenai kritik terhadap performa tim, terutama soal jumlah gol yang kebobolan. Menurutnya, Napoli tetap harus fokus meraih kemenangan di tengah sorotan publik, sementara masalah cedera di lini tengah turut memengaruhi kestabilan permainan tim.

Napoli baru saja meraih kemenangan ketika menyambangi markas Monza pada giornata ke-9 Serie A yang dihelat Kamis, 29 Oktober, dini hari tadi. Partenopei menang telak dengan skor 4-1 atas tuan rumah.

Landucci menegaskan bahwa pertandingan melawan Monza merupakan laga yang sangat penting bagi Napoli. Ia juga menyoroti perubahan kritik terhadap Massimiliano Allegri, yang sebelumnya kerap dipermasalahkan karena menang dengan skor tipis, tetapi kini justru dikritik ketika timnya terlibat dalam pertandingan dengan banyak gol.

Landucci Soroti Kritik terhadap Napoli

Landucci menilai kritik terhadap sepak bola modern sering kali datang dari berbagai arah. Ketika sebuah tim menang dengan skor 1-0, permainan dianggap kurang menarik. Namun, saat pertandingan menghasilkan banyak gol, pertahanan yang kebobolan justru menjadi bahan perdebatan.

“Dulu, Allegri sering dikritik karena menang dengan skor 1-0, sementara tim yang menang 4-3 dianggap spektakuler. Sekarang, timnya mencetak banyak gol dan orang-orang justru mengeluh karena kami terlalu sering kebobolan,” ujar Landucci kepada Sky Italia.

Menurut Landucci, situasi tersebut bukanlah hal baru. Ia mengingat bahwa kritik serupa pernah mereda selama berbulan-bulan sebelum kembali muncul pada musim sebelumnya.

Bagi sang asisten pelatih, cara terbaik untuk menjawab berbagai kritik tersebut adalah dengan terus meraih kemenangan. Ia meyakini Napoli memiliki kualitas skuad yang cukup untuk menghadapi tekanan dan menunjukkan perkembangan positif.

“Kami hanya bisa membungkam para pengkritik dengan memenangkan pertandingan. Setelah itu, orang-orang bisa melihat situasi dari sudut pandang yang berbeda,” tegasnya.

Napoli Sempat Kesulitan Menghadapi Monza

Landucci juga mengakui bahwa pertandingan melawan Monza bukanlah laga yang mudah. Ia menilai lawan memiliki kekuatan di sektor serangan sehingga mampu memberikan tekanan kepada Napoli.

Salah satu momen yang disorot adalah gol Monza menjelang turun minum. Menurut Landucci, kebobolan pada waktu tersebut menjadi sesuatu yang disayangkan karena dapat memengaruhi situasi pertandingan. Meski demikian, Napoli mampu mengambil kendali permainan setelah jeda. Tim kemudian berusaha mengamankan hasil pertandingan dan mengalihkan perhatian ke laga berikutnya.

“Kami mengambil alih kendali setelah jeda, mengamankan hasil, dan sekarang kami fokus pada pertandingan selanjutnya,” kata Landucci.

Cedera Lini Tengah Jadi Masalah Napoli

Selain membahas kritik, Landucci menyoroti persoalan cedera yang memengaruhi lini tengah Napoli. Ia menjelaskan bahwa sejumlah pemain penting harus menepi dalam periode tertentu, sehingga tim tidak selalu dapat tampil dengan komposisi terbaik.

Scott McTominay, misalnya, sempat absen selama satu bulan. Setelah kembali, pemain tersebut masih membutuhkan waktu sekitar satu bulan lagi untuk memulihkan kondisi dan mencapai kebugaran optimal. Situasi serupa dialami Andre-Frank Zambo Anguissa, yang menurut Landucci harus absen lebih lama.

Kondisi tersebut membuat Napoli menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan permainan. Lini tengah memiliki peran penting dalam mengatur tempo, memutus serangan lawan, serta mendukung transisi dari bertahan ke menyerang.

“Kamu memenangkan pertandingan di lini tengah. Kami telah berkembang pesat sejak para pemain reguler kembali,” ujar Landucci.

Ia menilai kembalinya para pemain utama memberikan dampak positif terhadap permainan tim. Namun, proses pemulihan kebugaran tetap membutuhkan waktu sebelum para pemain bisa memberikan kontribusi maksimal secara konsisten.

Jadwal Padat dan Cedera Pemain Menambah Tekanan

Landucci turut mengungkapkan bahwa Vergara dan Favasuli juga mengalami cedera saat menjalani tugas internasional. Menurutnya, situasi ini menggambarkan besarnya beban yang harus ditanggung para pemain sepanjang musim.

Ia menilai masalah kebugaran bukan hanya menjadi tantangan bagi Napoli, tetapi juga bagi banyak tim lainnya. Jadwal pertandingan dan kewajiban membela tim nasional dapat meningkatkan beban fisik pemain, terutama ketika waktu pemulihan terbatas.

Dalam situasi seperti ini, menjaga kondisi fisik menjadi faktor penting agar tim tetap mampu bersaing dan mempertahankan intensitas permainan.

Landucci menegaskan bahwa hasil positif sulit diraih jika sebuah tim tidak mampu bermain dengan intensitas penuh. Karena itu, ketersediaan pemain dan kesiapan fisik akan menjadi aspek penting bagi Napoli dalam menghadapi pertandingan selanjutnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan