Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Inter Milan

Hadapi Parma, Menit Bermain Pemain Inter akan Dibatasi

Gregorius Gelino • 10 Oktober 2026 19:29
Ringkasnya gini..
  • Cristian Chivu mengakui persiapan jelang melawan Parma cukup terbatas setelah jeda internasional. Inter baru kembali berlatih dengan skuad lengkap selama dua hari.
  • Chivu akan mempertimbangkan menit bermain bersama tim nasional dan kondisi fisik pemain, terlebih Inter Milan akan menghadapi jadwal pertandingan setiap tiga hari hingga jeda internasional berikutnya.
  • Chivu menegaskan Inter Milan tidak boleh meremehkan lawan. Ia meminta timnya tampil dengan performa terbaik, menjaga fokus, dan bekerja keras demi meraih kemenangan.
Milan: Inter Milan akan menjamu Parma pada giornata ke-6 Serie A yang digelar Sabtu, 10 Oktober, malam WIB. Allenatore Inter, Cristian Chivu, menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik pemain dan mempertahankan fokus jelang menghadapi Parma.

Setelah jeda internasional yang cukup panjang, Nerazzurri kini kembali berkumpul dengan persiapan menghadapi jadwal pertandingan yang semakin padat.

Chivu mengakui bahwa masa jeda internasional menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim. Bukan hanya soal menunggu kompetisi kembali bergulir, tetapi juga keterbatasan jumlah pemain yang tersedia untuk menjalani sesi latihan bersama.

Inter baru kembali berlatih dengan skuad lengkap selama dua hari. Kondisi tersebut membuat Chivu harus memaksimalkan waktu persiapan sekaligus mempertimbangkan kebugaran para pemain yang baru kembali dari tugas bersama tim nasional.

Chivu Soroti Persiapan Inter Usai Jeda Internasional

Chivu mengungkapkan bahwa lamanya jeda kompetisi bukan persoalan utama baginya. Tantangan yang lebih besar justru muncul ketika sebagian besar pemain harus menjalani agenda internasional, sementara pemain lainnya tetap berlatih bersama klub.

"Dua atau tiga pekan tidak banyak berbeda bagi saya. Yang berubah adalah kami harus menunggu untuk berlatih karena hanya sedikit pemain yang tersedia," ujar Chivu.

Menurut pelatih asal Rumania tersebut, situasi pemain yang membela tim nasional sangat berbeda dengan mereka yang bertahan di klub. Para pemain internasional harus menjalani pemusatan latihan, menginap di hotel, dan memainkan sejumlah pertandingan dalam waktu berdekatan.

Sementara itu, Inter harus tetap menjalankan program latihan dengan jumlah pemain terbatas. Setelah seluruh pemain kembali, Chivu hanya memiliki satu sesi latihan dengan skuad lengkap sebelum tim melanjutkan persiapan berikutnya.

Meski demikian, Chivu menyambut positif kembalinya seluruh pemain. Ia menilai penantian panjang selama jeda internasional akhirnya berakhir dan tim kini bisa kembali fokus menghadapi pertandingan.

Chivu Ogah Pemain Inter Cedera

Selain persiapan taktik, kebugaran pemain menjadi perhatian utama Cristian Chivu menjelang laga Inter Milan vs Parma. Ia menegaskan bahwa menit bermain para pemain selama membela tim nasional harus menjadi pertimbangan dalam menentukan susunan tim.

Inter Milan tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan pemain yang kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih. Chivu perlu mengevaluasi situasi setiap pemain sebelum memutuskan siapa yang layak tampil sejak menit pertama. "Kami tentu harus memperhitungkan menit bermain mereka yang pergi bersama tim nasional. Kami tidak ingin mengambil risiko atau mengganggu kondisi fisik mereka," menjadi inti penjelasan Chivu mengenai pertimbangan tersebut.

Namun, rotasi pemain tidak selalu menjadi pilihan yang mudah. Beberapa pemain Inter Milan sudah terbiasa menjalani pertandingan setiap tiga hari dan justru lebih menyukai ritme bermain dibandingkan menjalani latihan sepanjang pekan.

Karena itu, Chivu akan mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari kondisi fisik pemain, karakteristik lawan, keseimbangan tim, hingga fase kompetisi yang sedang dijalani.

Tantangan tersebut diperkirakan semakin besar karena Inter Milan akan menghadapi periode pertandingan yang padat. Hingga jeda internasional berikutnya, Nerazzurri dijadwalkan bermain setiap tiga hari.

Situasi ini menuntut Chivu untuk mengelola skuad secara cermat. Keputusan rotasi yang tepat bisa menjadi faktor penting untuk menjaga konsistensi performa Inter Milan sekaligus meminimalkan risiko cedera.

Inter Enggan Remehkan Parma

Menghadapi Parma, Chivu juga mengingatkan bahwa penilaian di atas kertas tidak selalu mencerminkan hasil akhir pertandingan. Ia menilai Inter Milan telah belajar banyak dari pengalaman musim sebelumnya, terutama dalam membangun kedewasaan menghadapi berbagai jenis lawan.

Chivu menyinggung bagaimana Inter Milan mampu menjaga konsistensi sepanjang musim lalu meski sempat menelan kekalahan dalam sejumlah pertandingan penting, termasuk laga derby.

Menurutnya, pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa sebuah tim harus mampu merespons hasil buruk tanpa kehilangan arah dalam persaingan jangka panjang.

Pelatih Inter Milan itu menegaskan bahwa setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. Status unggulan tidak menjamin kemenangan, sehingga para pemain harus tetap bekerja keras dan menunjukkan performa terbaik di lapangan.

Bagi Chivu, pertandingan melawan Parma bukan sekadar laga yang harus dimenangkan berdasarkan keunggulan kualitas di atas kertas. Inter Milan tetap harus menunjukkan disiplin, kepercayaan diri, dan komitmen sepanjang pertandingan.

Chivu Minta Inter Tampil dengan Versi Terbaik

Chivu ingin anak asuhnya menghadapi Parma dengan mentalitas yang tepat. Ia meminta para pemain untuk bekerja keras, memberikan segalanya, dan tidak membiarkan anggapan mengenai kekuatan lawan memengaruhi pendekatan mereka terhadap pertandingan.

"Kami berusaha tampil pada hari Minggu sebagai versi terbaik dari diri kami sendiri," tegas Chivu.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan