Menurut Gasperini, nama Malen sebelumnya memang sudah masuk dalam daftar pemain yang dipertimbangkan. Namun, situasi berubah ketika Roma mengetahui bahwa Aston Villa bersedia menjual pemain asal Belanda tersebut karena pertimbangan taktik.
“Kadang-kadang, sebuah peluang tak terduga di bursa transfer bisa mengubah rencana Anda. Ada beberapa nama yang masuk dalam daftar, lalu tiba-tiba kami mendengar bahwa Aston Villa menjual Malen karena persoalan taktik,” kata Gasperini, dikutip dari Football Italia.
Gasperini Yakin Malen Cocok Jadi Penyerang Tengah
Salah satu alasan Gasperini tertarik kepada Malen adalah kemampuannya bermain lebih dekat dengan kotak penalti. Malen disebut memiliki keinginan untuk bermain sebagai penyerang tengah.Hal ini yang tak didapat Malen ketika memperkuat The Villans. Pelatih Villa, Unai Emery, lebih sering menempatkannya sebagai pemain sayap ketimbang penyerang tengah sehingga kemampuan mantan pemain Arsenal itu tak bisa maksimal.
“Dia ingin bermain sebagai penyerang tengah, dan saya selalu berpikir bahwa posisi itulah yang paling cocok untuknya karena dia sangat mematikan di dekat kotak penalti,” ujar Gasperini. Bagi Gasperini, posisi tersebut justru merupakan peran yang paling sesuai dengan karakter permainan Malen. Pelatih asal Italia tersebut melihat kemampuan Malen dalam memanfaatkan ruang di sekitar kotak penalti sebagai salah satu senjata utama yang dapat dimaksimalkan Roma.
Perubahan peran tersebut juga berpotensi memberikan dimensi berbeda bagi lini depan Roma. Malen tidak hanya diharapkan menjadi pemain yang aktif bergerak di sisi lapangan, tetapi juga mampu menjadi ancaman utama di area berbahaya.
Gasperini Terkejut dengan Statistik Gol Malen
Menariknya, Gasperini mengaku tidak menyangka statistik gol Malen akan berkembang sedemikian baik. Pelatih Roma itu bahkan menggunakan pencapaian Gonzalo Higuain sebagai gambaran mengenai standar gol yang bisa dicapai seorang penyerang di Serie A.“Terus terang, saya tidak menyangka statistik golnya akan sehebat itu. Saya mengatakan kepadanya bahwa Gonzalo Higuain pernah mencetak 36 gol di Serie A dalam satu musim, tetapi saya akan senang jika dia bisa mencetak 30 gol,” kata Gasperini.
Sejak didatangkan Roma dari Villa pada Januari 2026 lalu, Malen menjelma menjadi penyerang yang sangat tajam. Penyerang tim nasional Belanda berusia 27 tahun tersebut telah mencetak 21 gol dan 4 assist dalam 26 penampilan bersama Giallorossi.