Gennaro Gattuso resmi jadi pelatih baru Lazio. (Foto: ALBERTO PIZZOLI / AFP)
Gennaro Gattuso resmi jadi pelatih baru Lazio. (Foto: ALBERTO PIZZOLI / AFP)

Resmi! Gennaro Gattuso Jadi Pelatih Baru Lazio

Kautsar Halim • 24 Juni 2026 00:29
Ringkasnya gini..
  • Gennaro Gattuso resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Lazio untuk musim 2026/2027 menggantikan Maurizio Sarri yang didepak akibat performa buruk klub.
  • Penunjukan ini menjadi kesempatan baru bagi Gattuso setelah ia gagal membawa Timnas Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
  • Sementara Gattuso ke Lazio, kursi kepelatihan Timnas Italia saat ini diisi sementara oleh Silvio Baldini, dengan rumor kuat kembalinya Roberto Mancini.
Roma: Langkah mengejutkan diambil oleh klub raksasa Serie A Italia, Lazio. Manajemen klub secara resmi menunjuk Gennaro Gattuso sebagai pelatih kepala baru untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027. Pengumuman ini disampaikan langsung melalui laman resmi klub pada Selasa (23/6).
 
Penunjukan Gattuso menjadi momentum krusial bagi Lazio yang tengah berambisi bangkit setelah melewati musim yang mengecewakan di kompetisi domestik.
 
"Klub dengan hangat menyambut pelatih baru kami dan yakin pengalaman, profesionalisme, serta determinasi yang dimilikinya akan membantu klub mencapai target-target yang telah ditetapkan," tulis pernyataan resmi Lazio seperti dilansir dari Antara.
 

Misi Penebusan Dosa Gattuso Usai Gagal Bersama Timnas Italia


Kedatangan Gattuso ke Stadion Olimpico terjadi tidak lama setelah ia mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Timnas Italia. Mantan gelandang legendaris AC Milan tersebut memutuskan mundur dari posisi pelatih Gli Azzurri setelah gagal membawa Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Kegagalan itu menjadi pukulan telak bagi publik sepak bola Italia yang harus rela melihat negaranya kembali absen di panggung terbesar dunia. Kini, dalam usia 48 tahun, Gattuso mendapatkan panggung baru untuk membuktikan kembali kapasitas taktisnya di level klub bersama Lazio.
 

Gantikan Maurizio Sarri yang Dipecat Akibat Performa Buruk


Di kursi kepelatihan Lazio, Gattuso akan menggantikan posisi Maurizio Sarri yang telah berpisah dengan klub sejak Mei lalu. Perubahan besar ini terpaksa dilakukan manajemen Biancocelesti setelah tim tampil melempem sepanjang musim 2025/2026.
 
Lazio tercatat hanya mampu finis di peringkat kesembilan klasemen akhir Serie A. Satu-satunya hiburan hampir juara didapat dari ajang Coppa Italia, namun mereka harus puas menjadi runner-up setelah ditumbangkan Inter Milan di partai final. 
 

Modal Trofi Coppa Italia dan Karakter Keras Mantan Bintang Milan


Meski karier kepelatihannya kerap diterpa naik-turun, Gattuso bukanlah sosok asing di kompetisi tertinggi Italia. Prestasi terbaiknya di level klub terjadi saat ia menukangi Napoli, di mana ia sukses mempersembahkan gelar juara Coppa Italia pada tahun 2020.
 
Manajemen Lazio berharap karakter kuat, disiplin baja, serta semangat juang tinggi yang melekat pada diri Gattuso sejak menjadi pemain bisa menular dan mengubah mentalitas skuad Lazio yang sempat terpuruk.
 

Tantangan Berat Menanti di Stadion Olimpico


Tugas berat sudah menanti sang juara Dunia 2006 ini. Gattuso dituntut untuk segera mengembalikan konsistensi permainan Lazio sekaligus membawa klub kembali menembus zona Eropa.
 
Dengan ekspektasi tinggi dari suporter, ia harus cepat meracik strategi agar Lazio mampu bersaing sengit dengan klub-klub elite Serie A lainnya seperti Inter Milan, Juventus, AC Milan, dan Napoli. Langkah ini sekaligus menandai dimulainya era baru pasca-Sarri.
 

Update Timnas Italia: Silvio Baldini Caretaker, Roberto Mancini Siap Kembali?


Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) hingga saat ini belum menunjuk pelatih permanen pasca-kepergian Gattuso. Kursi pelatih Gli Azzurri sementara ini masih diduduki oleh pelatih interim, Silvio Baldini, yang menjabat sejak April lalu.
 
Berdasarkan laporan media-media Italia, nama Roberto Mancini mencuat sebagai kandidat terkuat untuk kembali menukangi Timnas Italia. Mancini, yang sukses membawa Italia juara Euro 2020 sebelum mundur pada 2023, dinilai sebagai sosok yang tepat untuk membangun ulang reputasi Gli Azzurri setelah gagal ke Piala Dunia 2026.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan