Selebrasi bek Inter Milan Alessandro Bastoni (kanan) usai mencetak gol ke gawang Parma (Foto: AFP/Miguel Medina)
Selebrasi bek Inter Milan Alessandro Bastoni (kanan) usai mencetak gol ke gawang Parma (Foto: AFP/Miguel Medina)

Parma vs Inter Milan

Cetak Dua Gol pada Akhir Laga, Inter Tumbangkan Parma

Olahraga parma liga italia inter milan
Patrick Pinaria • 29 Juni 2020 06:25
Parma: Inter Milan harus bersusah payah meraih angka penuh saat bertandang ke markas Parma pada giornata ke-28 Liga Serie-A Italia, Senin 28 Juni dini hari WIB. Sempat tertinggal satu gol, I Nerazzurri sukses memastikan kemenangan menjelang akhir pertandingan.
 
Inter sebetulnya tampil dominan pada laga tersebut. Menilik statistik Whoscored, tim besutan Antonio Conte sukses bermain dengan penguasaan bola sebanyak 65,8 persen berbanding 34,2 persen dari milik Parma.
 
Intensitas serangan Inter juga sangat tinggi. Buktinya, mereka mampu menciptakan tujuh tembakan mengarah ke gawang dari 24 peluang. Sedangkan Parma hanya menghasilkan dua tembakan mengarah ke gawang dari 10 peluang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski tampil dominan, Inter kesulitan meladeni permainan disiplin Parma sepanjang pertandingan. Mereka bahkan dikejutkan oleh tim tuan rumah pada menit ke-15. Ketika itu, Parma sukses membuka keunggulan terlebih dulu lewat Gervinho yang mampu memaksimalkan umpan Juraj Kucka.
 
Inter langsung merespons. Selang empat menit, mereka beberapa kali mengancam gawang Parma lewat Diego Godin dan Nicolo Barella. Namun, peluang mereka tidak ada yang berbuah maksimal.
 
Inter terus menekan pertahanan Parma. Akan tetapi, serangan-serangan mereka belum mampu menghasilkan gol hingga turun minum. Skor 1-0 tak berubah dan memastikan keunggulan untuk Parma.
 
Memasuki babak kedua, Inter mencoba untuk meningkatkan intensitas serangan. Namun, lantaran penyelesaian akhir yang buruk membuat I Nerazzurri belum mampu menyamakan kedudukan.
 
Gol yang dinanti-nanti Inter akhirnya tercipta pada menit ke-84. Saat itu, Inter sukses menyamakan kedudukan lewat gol Stefan de Vrij. Mendapat umpan dari Lautaro Martinez, De Vrij melepaskan sundulan ke pojok gawang.
 
Apes bagi Parma. Usai kebobolan, mereka harus kehilangan gelandang Juraj Kucka pada menit ke-85. Kucka diberi kartu merah lantaran melakukan protes berlebihan kepada wasit.
 
Situasi ini tak disia-siakan Inter. Mereka terus menggempur pertahanan Parma. Hingga akhirnya, La Beneamata sukses membalikkan keadaan lewat gol Alessandro Bastoni pada menit ke-87.
 
Hingga laga usai, tidak ada gol tambahan tercipta. Inter sukses memastikan kemenangan dengan skor 2-1.
 
Tambahan tiga angka membuat Inter bertahan di peringkat ketiga klasemen sementara dengan mengoleksi 61 poin. Mereka terpaut empat poin dari Lazio yang berada di peringkat kedua.
 
Sementara itu, Parma tertahan di posisi kedelapan klasemen sementara dengan mengoleksi 39 poin. Mereka tertinggal enam poin dari Napoli yang berada di posisi enam.
 

Susunan pemain:
 
Parma: Sepe, Gagliolo/Pezzella (46'), Alves, Dermaku/Regini (77'), Laurini/Darmian (86'), Kurtic, Scozzarella/Hernani (55'), Kucka, Kulusevski, Gervinho/Brugman (86'), Cornelius.
 
Inter Milan: Handanovic, D'Ambrosio, De Vrij, Godin/Bastoni (73'), Candreva/Moses (69'), Barella, Gagliardini, Biraghi/Young (69'), Eriksen/Sanchez (69'), Lukaku, Martinez/Valero (89').
 

Video: Kisah Perjuangan Liverpool Raih Juara
 

 

(KAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif