Pelatih AC Milan, Ruben Amorim (AFP/Piero Cruciatti)
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim (AFP/Piero Cruciatti)

AC Milan

Belajar dari Kesalahan di MU, Amorim Siap Bangkitkan Milan

Gregorius Gelino • 11 Juli 2026 00:00
Ringkasnya gini..
  • Amorim mengakui pernah melakukan sejumlah kesalahan di MU, namun ia enggan mencari kambing hitam dan memilih menjadikannya sebagai pelajaran berharga.
  • Amorim meminta maaf kepada fans Manchester United karena tak sempat menyampaikan salam perpisahan setelah dipecat Januari lalu.
  • Di balik tantangan besar yang menanti di San Siro, Amorim merasa bangga luar biasa bisa terpilih menjadi manajer baru Milan.
Milan: Ruben Amorim akan membuka lembaran baru sebagai pelatih AC Milan untuk musim baru. Tapi sebelum memulai petualangan barunya, mantan pelatih Manchester United itu mengaku berterima kasih kepada mantan klubnya dan para suporter mereka
 
Dalam sesi wawancara terbaru di laman resmi klub, pelatih asal Portugal ini secara terbuka mengakui bahwa dirinya bukanlah sosok yang sempurna dan pernah melakukan sederet kesalahan di klub sebelumnya. Hal itu berujung pada pemecatan dirinya dari posisi pelatih kepala MU pada Januari lalu.

Enggan Cari Kambing Hitam, Fokus pada Proses Belajar

Bagi seorang manajer papan atas, mengakui kesalahan di depan media bukanlah hal yang mudah. Namun, Amorim memilih untuk tidak bersembunyi. Ketika ditanya mengenai blunder atau kegagalan spesifik di masa lalu, ia menjelaskan bahwa setiap kesalahan tidak bisa dinilai secara hitam-putih tanpa melihat dinamika internal tim.
 
"Sulit menjelaskan kesalahan yang saya buat pada pekerjaan sebelumnya karena saya harus menjelaskan semua konteks yang ada di tim sebelumnya," tutur Amorim.

Alih-alih menyalahkan keadaan atau mencari kambing hitam, Amorim menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memetik pelajaran dari setiap proses tersebut.

Baca juga: Ramos, Modric, dan Pulisic akan jadi Pemain Kunci Amorim di Milan

"Sangat sulit menunjuk semua kesalahan yang saya buat. Satu-satunya hal yang saya bisa katakan adalah saya belajar banyak dan saya melakukan sejumlah kesalahan," bebernya dengan dewasa.
 
Sikap ksatria ini justru menuai pujian dari banyak pihak. Di tengah tekanan tinggi yang menyelimuti penunjukkan dirinya sebagai arsitek anyar Il Diavolo Rosso, kemampuan untuk mengevaluasi diri dinilai menjadi modal krusial bagi Amorim untuk membawa Milan kembali ke jalur juara.

Pesan Menyentuh dan Permintaan Maaf untuk Fans Manchester United

Selain berbicara soal masa lalunya, Amorim juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan permintaan maafnya kepada para pendukung setia MU di seluruh dunia. Ia menyampaikan permohonan maaf karena dinamika kepindahannya yang begitu cepat membuat dirinya belum sempat memberikan perpisahan yang layak.
 
"Saya tidak punya kesempatan sebelumnya, dan saya minta maaf untuk itu, untuk mengatakan sesuatu kepada fans Manchester United. Saya bangga bisa menjadi pelatih mereka," ungkap mantan pelatih Sporting Lisbon tersebut.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan