Inter datang dengan modal lebih kuat setelah menunjukkan konsistensi sepanjang musim. Nerazzurri masih memimpin klasemen dengan koleksi 25 poin dari sembilan pertandingan, sedangkan AC Milan justru sedang berusaha bangkit setelah menelan dua kekalahan beruntun.
AC Milan Berusaha Bangkit dari Tren Negatif
AC Milan menghadapi derby kali ini dengan kondisi kurang ideal. Tim asuhan Ruben Amorim baru saja menelan dua kekalahan beruntun, masing-masing dari Bournemouth dan Bologna.
Kekalahan 2-4 dari Bologna di San Siro pada pertandingan tengah pekan sekaligus mengakhiri catatan tidak terkalahkan Milan di kompetisi domestik musim ini.
Hasil tersebut terasa mengecewakan karena Rossoneri sempat memberikan perlawanan melalui dua gol Alphadjo Cisse. Namun, mereka akhirnya kehilangan kendali permainan dan harus menerima kekalahan di hadapan pendukung sendiri.
Menjelang derby, Amorim menyadari pentingnya pertandingan tersebut bagi kedua klub. Ia menegaskan Milan memiliki tanggung jawab untuk meraih kemenangan dalam salah satu laga terbesar di sepak bola Italia.
"Ini adalah pertandingan spesial, rivalitas unik antara dua tim hebat dari kota yang sama yang berbagi stadion yang sama. Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini, dan kami memiliki tanggung jawab untuk menang,” ujarnya.
Amorim juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan kekuatan Inter. Menurutnya, Nerazzurri memiliki pengalaman dan kualitas yang mampu membuat mereka mengendalikan berbagai situasi pertandingan.
“Mereka memiliki kemampuan luar biasa untuk membaca berbagai fase pertandingan, berkat pengalaman dan banyak kesuksesan yang telah mereka raih. Inter memiliki banyak talenta, tetapi kami di sini untuk bertarung dan kami akan siap,” kata Amorim.
Inter Milan Lebih Konsisten, tetapi Kehilangan Lautaro Martinez
Berbanding terbalik dengan Milan, Inter justru sedang menikmati periode positif bersama Cristian Chivu. Nerazzurri berhasil mengalahkan Venezia pada tengah pekan setelah sebelumnya menundukkan Fiorentina.
Inter telah mengoleksi 25 poin dari sembilan pertandingan. Catatan tersebut menjadi pencapaian terbaik klub pada tahap ini dalam kompetisi Serie A abad ke-21.
Nerazzurri juga baru kehilangan empat poin sepanjang musim ini dan masih kokoh di puncak klasemen. Konsistensi tersebut membuat Inter lebih diunggulkan dibandingkan rival sekotanya.
Namun, Inter memiliki pekerjaan rumah menjelang derby. Absennya Lautaro Martinez diperkirakan mengurangi kekuatan lini serang Nerazzurri, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan pengalaman memimpin barisan depan.
Meski kehilangan salah satu pemain penting, Chivu tetap percaya diri menghadapi Milan. Ia menilai pertandingan derby membutuhkan keseimbangan, ketenangan, dan kemampuan membaca permainan lawan.
“Semuanya bermuara pada keseimbangan, pada apa yang Anda miliki di kaki dan di kepala Anda, dan pada kondisi yang dipaksakan lawan kepada Anda dengan mencegah Anda melakukan hal-hal tertentu. Kita tahu betapa kuatnya AC Milan, betapa baiknya mereka mengoper bola dan betapa berbahayanya mereka. Mereka memiliki kualitas teknis, intensitas, dan kecepatan, jadi kita harus siap untuk tetap tenang dan kompak, menutup ruang di belakang jika perlu, dan memberikan tekanan yang tepat,” ujarnya.
Chivu juga mengingatkan timnya agar tidak terlalu terpaku pada hasil pertandingan sebelumnya. Menurutnya, konsistensi sepanjang musim menjadi faktor penting dalam persaingan kompetisi.
“AC Milan mengalahkan kami musim lalu dan kemudian kalah dari Lazio di Roma. Yang terpenting adalah konsistensi sepanjang musim. Meskipun begitu, ini adalah derbi, jadi kebanggaan dan tekad juga berperan,” tambahnya.
Head to Head Lima Pertemuan Terakhir Inter Vs AC Milan
9 Maret 2026: AC Milan 1-0 Inter Milan
24 November 2025: Inter Milan 0-1 AC Milan
24 April 2025: Inter Milan 0-3 AC Milan
3 April 2025: AC Milan 1-1 Inter Milan
3 Februari 2025: AC Milan 1-1 Inter Milan
Prediksi Susunan Pemain Inter Milan Vs AC Milan
AC Milan (4-4-2): Maignan; De Winter, Pavlovic, Bartesaghi, Estupinan; Jashari, Modric, Musah, Cisse; Pulisic, Camarda.
Pelatih: Ruben Amorim.
Inter Milan (3-5-2): J. Martinez; Akanji, Bisseck, Bastoni; Diouf, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Thuram, Esposito.
Pelatih: Cristian Chivu.
Prediksi Skor Inter Milan Vs AC Milan
Inter Milan memiliki modal lebih kuat berdasarkan performa sepanjang musim. Produktivitas dan konsistensi membuat Nerazzurri mampu mempertahankan posisi teratas meskipun beberapa kemenangan terakhir harus diraih melalui gol-gol pada menit akhir.
AC Milan tetap berpeluang memberikan perlawanan berkat catatan positif dalam derby. Kembalinya Luka Modric dan Christian Pulisic juga berpotensi meningkatkan kualitas permainan Rossoneri.
Namun, persoalan di lini belakang Milan menjadi ancaman serius. Mereka telah kebobolan enam gol dalam dua pertandingan terakhir, sebuah catatan yang bisa dimanfaatkan Inter untuk mencuri kemenangan.
Absennya Lautaro Martinez memang dapat mengurangi daya gedor Nerazzurri. Akan tetapi, kualitas lini tengah dan konsistensi permainan Inter diprediksi tetap menjadi pembeda dalam pertandingan ini.
Inter diperkirakan mampu memanfaatkan kelemahan pertahanan Milan untuk mengamankan kemenangan tipis sekaligus menjaga posisi di puncak klasemen.
Prediksi Skor Medcom.id: Inter Milan 1-0 AC Milan.
(Muhammad Zaidan Rizky)