Kemenangan ini membawa Juventus kini hanya terpaut satu poin dari Como yang berada di zona empat besar klasemen sementara.
Namun, hasil positif tersebut diwarnai dengan catatan kritis dari sang pelatih, Luciano Spalletti, mengenai penurunan performa tim di babak kedua.
Di Gregorio Selamatkan Juventus
Pada babak kedua Genoa tampil lebih agresif dan terus menekan pertahanan Juventus. Tekanan tersebut bahkan berbuah penalti, yang sempat membuka peluang mengubah arah laga.Baca Juga :
Tolak Arab dan MLS? Douglas Costa Rayu Robert Lewandowski Pindah ke Juventus Akhir Musim
Kritik dan Kebingungan Spalletti
Pelatih berusia 67 tahun itu telah menangani Juventus selama enam hingga tujuh bulan, lalu secara terbuka ia mengakui masih belum mampu memprediksi konsistensi performa timnya.“Terkadang kami harus menerima bahwa kami tidak selalu tampil dalam versi terbaik. Setelah enam atau tujuh bulan di sini, saya masih belum yakin dengan apa yang saya hadapi,” ujar Spaletti kepada Sky Italia.
“Kami tampil dengan baik di babak pertama, lalu mengalami perbedaan di babak kedua. Ini tidak masuk akal,” lanjutnya.
Sejumlah pihak menduga kelelahan menjadi biang keladi performa babak kedua yang menurun. Namun Spalletti dengan tegas menepis anggapan tersebut.
Menurutnya, para pemain justru mendapat waktu istirahat yang lebih dari cukup menjelang laga.
“Itu bukan karena faktor kelelahan. Saya memberi mereka waktu istirahat. Mereka mendapat dua hari libur, satu setengah sesi latihan, lalu kembali istirahat. Jadi itu bukan alasan,” tegas pelatih asal Italia itu.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News