Inter tampil dominan sejak menit pertama. Mereka bahkan nyaris memecah kebuntuan pada menit keempat, tapi tandukan Lautaro Martinez masih melebar tipsi dari gawang Torino.
Torino baru bisa menciptakan peluang pada menit ke-29. Lyanco melompat paling tinggi untuk menyambar umpan silang, tapi sundulannya masih membentur tiang gawang.
Inter terus menekan pertahanan Torino sepanjang babak pertama. Tapi hingga turun minum, skor kacamata tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Inter kian agresif menyerang. Hasilnya, pasukan Antonio Conte mendapat penalti pada menit ke-62 setelah Martinez dijatuhkan Armando Izzo di kotak terlarang dan Romelu Lukaku yang menjadi algojo menuntaskan tugasnya dengan sempurna.
Inter nyaris menggandakan keunggulan tiga menit berselang. Namun kali ini usaha Achraf Hakimi dari dalam kotak penalti masih bisa dibendung Salvatore Sirigu.
Terlalu aktif menyerang membuat Inter lengah di lini belakang. Alhasil, Torino mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-70 lewat usaha Antonio Sanabria.
Tapi, Inter berhasil mengembalikan keunggulannya lima menit jelang waktu normal berakhir. Martinez berhasil menyambut umpan matang Alexis Sanchez untuk mengamankan kemenangan 2-1 bagi Inter.
Angka penuh membuat Inter makin nyaman di puncak klasemen dengan 65 angka dari 27 laga. Sementara Torino terpaku di posisi 18 dengan 20 poin dari 25 pertandingan.
Susunan pemain:
Torino: Sirigu; Izzo, Lyanco, Bremer; Vojvoda (Gojak 89'), Lukic, Mandragora, Baselli (Linetty 49'), Murru (Ansaldi 67'); Verdi (Zaza 67'), Sanabria (Belotti 89')
Inter: Handanovic; Skriniar, de Vrij, Bastoni; Hakimi (Darmian 88'), Barella, Brozovic (Sanchez 81'), Gagliardini (Eriksen 56'), Perisic (Young 56'); Lukaku, Martinez (Vecino 89')
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News