Kemenangan atas Napoli menjadi modal penting bagi Inter Milan untuk menjaga persaingan di papan atas Serie A. Meski demikian, Cristian Chivu mengakui timnya sempat melakukan sejumlah kesalahan yang membuat pertandingan berjalan lebih sulit.
Inter Sempat Kehilangan Kendali
Chivu menilai Inter Milan seharusnya bisa merespons lebih baik setelah Napoli membuka keunggulan. Bahkan, gol kedua Partenopei disebut terjadi karena para pemain Inter masih terbawa situasi dari gol pertama."Kami sebenarnya bisa menangani situasi dengan lebih baik setelah tertinggal 1-0, sementara gol kedua terjadi karena kami masih terlalu larut memikirkan gol pertama yang kami kebobolan. Namun, saya sangat menyukai respons yang ditunjukkan tim," tutur Chivu di laman resmi klub.
Alih-alih kehilangan kepercayaan diri, Inter Milan justru menunjukkan reaksi positif. Nerazzurri tetap bermain agresif dan meningkatkan intensitas permainan untuk memberikan tekanan kepada Napoli.
Menurut Chivu, konsistensi dan kebersamaan para pemain menjadi salah satu faktor penting yang membuat Inter mampu kembali ke pertandingan.
Inter Mulai Menekan Napoli
Setelah berada dalam posisi sulit, Inter Milan perlahan mengambil alih kendali pertandingan. Tempo permainan ditingkatkan dan sejumlah peluang berhasil diciptakan untuk membuat lini pertahanan Napoli berada dalam tekanan.Baca Juga :
Inter Pagari Pio Esposito Hingga 2032
Gol yang membawa Inter Milan berbalik unggul 2-1 juga memberikan ruang bagi Chivu untuk melakukan perubahan strategi. Pelatih asal Rumania tersebut mengambil keputusan berani dengan mengurangi jumlah pemain bertahan dan menambah pemain berkarakter menyerang.
"Gol yang membuat skor menjadi 2-1 memberi kami kepercayaan diri sekaligus waktu untuk melakukan beberapa perubahan, dengan menarik keluar seorang bek dan memasukkan pemain menyerang," urainya.
Keputusan tersebut pada akhirnya membuahkan hasil. Inter Milan mampu mempertahankan momentum hingga pertandingan memasuki fase akhir yang berlangsung penuh drama.
Gol Telat Lautaro Pastikan Tiga Poin Inter
Pertandingan semakin menegangkan pada menit-menit terakhir. Kedua tim berusaha mencari celah untuk mencetak gol kemenangan, tetapi Inter Milan akhirnya menjadi pihak yang tersenyum setelah Lautaro Martinez mencetak gol telat.Chivu mengakui situasi di penghujung pertandingan berlangsung sangat kacau. Inter bahkan sempat kesulitan menemukan keseimbangan antara bertahan dan tetap memberikan ancaman ke pertahanan Napoli. Meski begitu, dukungan suporter di San Siro menjadi energi tambahan bagi para pemain Inter Milan.
"Pada akhirnya, kami mendapatkan hasil yang pantas. Saya mulai berlari karena ingin memberikan beberapa instruksi kepada para pemain. Situasinya benar-benar kacau di menit-menit akhir dan kami kesulitan menemukan keseimbangan yang tepat, tetapi Giuseppe Meazza memberikan dorongan luar biasa dan memacu kami untuk memenangkan pertandingan," kata Chivu.
Kemenangan 3-2 atas Napoli pun menjadi bukti karakter Inter Milan di bawah asuhan Chivu. Nerazzurri tidak hanya mengandalkan kualitas individu, tetapi juga menunjukkan kemampuan untuk bangkit ketika berada dalam tekanan.