Beri Pesan Menyentuh
Leao mengaku sulit menyampaikan salam perpisahan untuk Milan, klub yang dibelanya selama tujuh tahun. Namun, Leao bersikeras bahwa kepindahan ini diperlukan untuk meneruskan kariernya."Ya, ini adalah momen sulit. Saya menyampaikan selamat tinggal kepada rekan-rekan saya setelah bersama-sama selama tujuh tahun," kata Leao kepada Sky Italia.
"Klub selalu membantu saya, mengembangkan saya, dan membuat saya memahami level tertinggi. Tapi momen untuk mengucapkan selamat tinggal sudah datang," tegasnya.
Milan Selalu di Hati
Baca juga: Hasil AC Milan vs Venezia: Rossoneri Amankan Tiga Poin di San Siro
Leao juga sebenarnya ingin menyampaikan perpisahan kepada Milanisti, sebutan untuk suporter Milan, secara langsung. Tapi ia paham bahwa perpisahan sempurna tidak selalu bisa diwujudkan."Saya ingin menyampaikan perpisahan kepada fans di lapangan karena mereka membantu saya melalui momen yang sulit. Saya akan terus menjadi bagian dari sejarah klub karena saya tahu apa yang saya capai di sini,"
"Ini adalah hidup, kita belajar, kita harus berpisah. Namun cinta saya tidak akan berakhir karena cinta saya untuk Milan tidak pernah usai, saya akan terus menyaksikan mereka dari jauh," pungkasnya.
Leao memperkuat Milan sejak Januari 2019 setelah dibeli dari Lille. Sejak saat itu, penyerang 27 tahun tersebut mencatatkan 291 penampilan dengan sumbangan 80 gol dan 65 assist serta membantu Rossoneri menjuarai scudetto pada 2022 seta satu Supercoppa Italia 2025.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda