Dengan adanya kesepakatan tersebut, Timothy artinya telah mengikuti jejak sang ayah George Weah yang pernah berkarier di Serie A Italia, namun bersama AC Milan (1995-2000). George merupakan mantan striker tersohor yang pernah dianugerahi trofi Ballon d'Or dan kini menjadi presiden Liberia.
Kontrak Timothy bersama Lille diketahui baru berakhir pada 2024. Namun, dia dilaporkan sudah menyelesaikan tes media Juventus pada Kamis lalu, sebelum akhirnya diumumkan menjadi penggawa Bianconeri pada Sabtu 1 Juli.
Timothy meninggalkan Lille setelah mencetak 8 gol dan 8 assist dalam 107 penampilan bersama Les Douges di semua kompetisi. Sebelumnya, Timothy diboyong Lille dari Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 2019.
Mengawali karier sebagai seorang winger, Weah sempat mencetak 3 gol dari 28 laga untuk membantu Lille memenangkan Ligue 1 Prancis dan Trophee des Champions 2020/2021. Semusim kemudian, pelatih Paulo Fonseca memintanya tampil lebih bertahan, dan dia pun mampu menyumbang 3 gol dan 5 assist.
Timothy mengakhiri musim 2022/2023 dengan mencetak 2 assist dari 32 laga di semua kompetisi. Tapi menariknya, dia sempat ditugaskan sebagai bek kanan, bek kiri, penyerang tengah dan sayap kanan dalam 18 laga Ligue 1 yang dimainkan.
Timothy juga masih terdaftar sebagai penggawa timnas Amerika Serikat yang sudah tampil sebanyak 31 laga dengan kontribusi 4 gol dan 3 assist. Salah satu golnya tercipta ketika AS menghadapi Wales di Piala Dunia 2022, dan dia pun ikut membantu AS menjuarai CONCACAF Nations League untuk kedua kali. (Sportsmole)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News