Meski berada dalam tekanan besar, Michael Carrick belum kehilangan jabatannya sebagai pelatih kepala MU. Bahkan, ia memperkirakan masih akan memimpin Bruno Fernandes dan kawan-kawan saat menjamu AS Roma pada pertandingan Liga Champions, Selasa, 3 November mendatang.
Dua gol kemenangan Chelsea dicetak Morgan Rogers dan Cole Palmer pada babak kedua. Sementara itu, MU harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Lisandro Martinez menerima kartu merah.
Kekalahan ini membuat posisi Carrick semakin disorot. Sebelum bertandang ke Stamford Bridge, MU juga kalah 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford dan takluk 1-4 dari Como dalam pertandingan Liga Champions.
Carrick Perkirakan Masih Tangani MU saat Hadapi Roma
Masa depan Carrick kembali menjadi perhatian setelah MU gagal menghentikan tren negatifnya. Namun, pelatih asal Inggris tersebut memberikan jawaban tegas ketika ditanya apakah dirinya masih akan memimpin tim dalam pertandingan melawan AS Roma.
"Ya," jawab Carrick seusai laga kontra Chelsea ketika ditanya TNT Sports tentang apakah dirinya masih menangani MU pada laga berikutnya.
Carrick mengakui timnya mengalami kesulitan setelah kebobolan gol pertama dan kehilangan Martinez akibat kartu merah. Menurutnya, situasi pertandingan kontra Chelsea berubah dengan cepat pada babak kedua.
"Kami harus terus melangkah dan mengambil hal-hal positif dari pertandingan ini. Ada beberapa hal bagus, terutama pada babak pertama, yang bisa kami gunakan untuk pertandingan berikutnya," ujar Carrick.
Pernyataan tersebut menunjukkan Carrick masih bersiap menjalani pertandingan berikutnya bersama MU. Namun, belum ada kepastian mengenai keputusan jangka panjang manajemen klub terkait masa depannya.
Sebelumnya, jajaran petinggi MU telah membahas posisi Carrick setelah kekalahan dari Bournemouth. Sky Sports melaporkan bahwa direktur sepak bola Jason Wilcox dan CEO Omar Berrada menggelar pembicaraan di pusat latihan Carrington pada Senin, 26 Oktober.
Meski demikian, manajemen klub saat itu memutuskan tetap mempertahankan Carrick untuk pertandingan melawan Chelsea. Kekalahan di Stamford Bridge kini kembali meningkatkan tekanan terhadap sang pelatih.
MU Kalah 0-2, Martinez Kena Kartu Merah
MU sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik. Bruno Fernandes, Matheus Cunha, dan Amad Diallo mendapatkan peluang untuk membawa tim tamu unggul pada babak pertama. Namun, sejumlah kesempatan tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Chelsea justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-49. Morgan Rogers melakukan penetrasi dari area tengah, melewati pertahanan MU, sebelum melepaskan penyelesaian yang gagal dihentikan kiper Senne Lammens.
Petaka berikutnya datang pada menit ke-63. Lisandro Martinez melakukan pelanggaran terhadap Wesley Fofana di kotak penalti. Bek asal Argentina itu menerima kartu kuning kedua sehingga harus meninggalkan lapangan.
Chelsea pun mendapatkan hadiah penalti. Cole Palmer yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-64 dan menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi 2-0.
MU mencoba mengejar ketertinggalan meski bermain dengan 10 orang. Salah satu peluang terbaik hadir pada masa tambahan waktu melalui tendangan voli Bryan Mbeumo. Namun, bola hanya membentur mistar gawang setelah sempat mengenai ujung jari kiper Chelsea, Mike Penders.
Skor 2-0 bertahan hingga pertandingan berakhir. Chelsea mengamankan tiga poin, sedangkan MU harus pulang dengan kekalahan ketiga secara beruntun.
MU Terpuruk di Papan Bawah Klasemen
Kekalahan dari Chelsea membuat MU masih tertahan dengan tujuh poin dari sembilan pertandingan Premier League 2026/2027. Setan Merah hanya berjarak satu poin dari zona degradasi.
Catatan sembilan pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi juga menjadi periode terburuk MU sejak 1988, menurut laporan sejumlah media Inggris yang mengutip data BBC.
Situasi tersebut membuat pertandingan melawan AS Roma menjadi sangat penting bagi Carrick dan skuadnya. Selain membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di Liga Champions, MU juga harus segera menghentikan tren negatif yang semakin membebani tim.
Carrick kini memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya masih mampu membawa MU keluar dari situasi sulit. Namun, hasil pertandingan berikutnya diperkirakan akan kembali menjadi sorotan dalam pembahasan masa depannya di Old Trafford.