Pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, melaporkan bahwa sejumlah klub raksasa Eropa mulai menghubungi pihak Tottenham. Meski Romero baru saja menandatangani kontrak baru pada musim panas lalu, peluang pemain berusia 27 tahun itu untuk hengkang kini terbuka lebar.
Tottenham Hotspur tetap berencana menjual Romero meskipun klub berhasil memastikan diri bertahan di kasta tertinggi dan menghindari degradasi. Sikap Romero yang dianggap memberontak menjadi alasan kuat di balik rencana penjualan pemain dengan status bintang tersebut.
Penyeimbangan Finansial Klub
Direktur Utama atau Chief Executive Officer (CEO) Tottenham, Vinai Venkatesham, sebelumnya telah memperingatkan pada Januari lalu bahwa klub tidak kebal terhadap aturan pembatasan keuangan. Ia menegaskan bahwa aktivitas perekrutan pemain baru harus diseimbangkan dengan penjualan aset pemain yang ada.Meski Romero merupakan pilar penting di lini pertahanan, manajemen klub meyakini bahwa perpisahan pada akhir musim adalah solusi terbaik. Musim ini menjadi periode yang sulit bagi bek asal Argentina tersebut sempat absen dalam enam pertandingan akibat skorsing dan secara terbuka mengkritik manajemen klub melalui media sosial.
Nilai Transfer Tinggi
Laporan dari The Telegraph menyebutkan bahwa Cristian Romero sebenarnya sudah berniat meninggalkan London Utara sejak akhir musim lalu, terutama setelah meraih kesuksesan di kompetisi Europa League (UEL).
Namun, Tottenham menolak melepas sang pemain dengan harga murah. Pihak klub menetapkan banderol harga Romero di angka lebih dari £60 juta atau sekitar Rp1,2 triliun. Dengan kontrak yang masih tersisa, Tottenham berada dalam posisi kuat untuk menegosiasikan nilai transfer tertinggi bagi sang kapten.
Dengan minat dari sejumlah klub besar Eropa, masa depan Romero di Tottenham berpotensi kembali menjadi salah satu topik transfer yang banyak diperbincangkan pada bursa musim panas nanti. (Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News