Poster yang beredar mengajak penggemar Liverpool membawa flare, minuman, bendera, dan spanduk untuk menciptakan atmosfer seperti malam pertandingan Eropa. Namun, belum ada sumber asli yang terkonfirmasi mengenai poster tersebut.
Kepolisian Merseyside lalu memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan kedua klub serta kelompok suporter untuk menjaga pertandingan tetap berlangsung aman.
Polisi Siapkan Operasi Khusus
Kepolisian Merseyside menyatakan operasi pengamanan untuk laga Liverpool vs Manchester City akan melibatkan sejumlah sumber daya.
Petugas berseragam maupun berpakaian sipil akan ditempatkan di sekitar stadion. Mereka juga akan didukung kamera CCTV bergerak, Unit Anjing, polisi berkuda, serta National Police Air Service.
Selain itu, kepolisian akan menerapkan rencana pengamanan di pusat Kota Liverpool sepanjang hari pertandingan.
"Seperti pertandingan lainnya, operasi kepolisian yang komprehensif dan sesuai telah disiapkan menjelang pertandingan Minggu dan kami telah berkoordinasi dengan kedua klub serta kelompok suporter mereka," demikian pernyataan Merseyside Police, dikutip dari laporan The Standard.
Pihak kepolisian juga mengonfirmasi telah mengetahui keberadaan poster mengenai penyambutan bus tersebut. Namun, mereka menegaskan pengamanan dilakukan agar pertandingan dapat dinikmati dengan aman sekaligus meminimalkan gangguan terhadap warga dan lalu lintas di sekitar Anfield.
Bayang-Bayang Insiden Bus pada 2018
Munculnya poster tersebut mengingatkan pada sejarah pertemuan Liverpool dan Manchester City.
Pada 2018, bus tim Manchester City mengalami kerusakan setelah diserang dengan berbagai benda ketika menuju Anfield untuk menghadapi Liverpool pada leg pertama perempat final Liga Champions.
Insiden tersebut membuat Manchester City membutuhkan kendaraan pengganti untuk perjalanan pulang. Liverpool kemudian mengecam keras kejadian tersebut dan menyatakan akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi pelaku.
Menjelang pertemuan terbaru kedua klub, sejarah tersebut turut menjadi perhatian. Namun, Merseyside Police menegaskan pertandingan kali ini telah disiapkan dengan pengamanan yang memadai.
Fans Diminta Datang Lebih Awal
Kepolisian Merseyside meminta suporter yang memiliki tiket untuk datang ke Anfield lebih awal. Sementara itu, mereka yang tidak memiliki tiket diminta tidak datang ke stadion karena tidak akan diizinkan masuk.
Liverpool sendiri telah menerapkan sistem pemeriksaan keamanan 100 persen bagi suporter berusia di atas 16 tahun sebelum memasuki Anfield. Klub meminta penggemar memberikan waktu tambahan untuk proses pemeriksaan tersebut.
Manchester City juga mengonfirmasi bahwa tiket pertandingan di Anfield telah ludes terjual. Terdapat alokasi 3.058 tiket untuk suporter tim tamu.
Liverpool vs Manchester City Sarat Tekanan
Pertandingan ini memiliki atmosfer berbeda setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran serius terkait aturan finansial Premier League. Namun, Manchester City telah mengajukan banding terhadap putusan tersebut.
Laga di Anfield menjadi pertandingan pertama City sejak putusan itu diumumkan. Karena itu, potensi reaksi suporter menjadi salah satu perhatian menjelang pertandingan.
Mantan kapten Manchester United, Gary Neville, sebelumnya juga memprediksi atmosfer yang sangat panas di Anfield. Ia memperkirakan akan ada spanduk dan nyanyian dari suporter tuan rumah untuk menyambut kedatangan Manchester City.
Di sisi lain, pertandingan ini juga penting dari sisi persaingan di papan atas Premier League. Manchester City datang dengan catatan selalu menang dan berada di puncak klasemen, sedangkan Liverpool juga belum menelan kekalahan pada awal musim ini.
Liverpool vs Manchester City dijadwalkan berlangsung di Anfield pada Minggu, 11 Oktober pukul 16.30 waktu Inggris atau 22.30 WIB. Manchester City mengonfirmasi tiket pertandingan tersebut telah ludes terjual dengan alokasi 3.058 lembar untuk suporter tim tamu.