Transfer Henderson terwujud setelah ia mencapai kesepakatan pemutusan kontrak dengan Brentford, meski masih memiliki sisa kontrak satu musim. Brentford melepas pemain Timnas Inggris tersebut secara gratis sebelum mendatangkan Mamadou Sangare dari Lens sebagai penggantinya.
Seperti yang dilaporkan sebelumnya, ketertarikan Chelsea terhadap Henderson menjadi langkah menarik mengingat dalam beberapa musim terakhir The Blues lebih banyak membangun skuad dengan pemain-pemain muda berbakat.
"Melihat besarnya klub ini, sosok pelatih yang sangat saya kagumi, serta kualitas para pemainnya, ini adalah kesempatan besar yang tidak bisa saya lewatkan," ujar Henderson usai diperkenalkan sebagai pemain baru Chelsea.
Chelsea Ubah Strategi Transfer
Jordan Henderson menjadi rekrutan kedelapan Chelsea pada bursa transfer musim panas 2026. Sebelumnya, The Blues telah mendatangkan Valentin Barco, Danny Welbeck, Morgan Rogers, Maxence Lacroix, Geovany Quenda, Marco Palestra, dan Emmanuel Emegha.
Perekrutan Henderson (36 tahun) dan Welbeck (35 tahun) menunjukkan perubahan strategi Chelsea yang kini mulai mengutamakan kehadiran pemain berpengalaman untuk memperkuat kepemimpinan di dalam skuad.
Kehadiran mantan gelandang Ajax tersebut juga mengisi kekosongan di lini tengah setelah Chelsea melepas Andrey Santos ke Manchester United dengan nilai transfer sekitar 50 juta poundsterling.
Bawa Segudang Pengalaman
Sepanjang kariernya di Premier League, Henderson telah mencatatkan 463 penampilan dan mengantar Liverpool meraih gelar Liga Inggris musim 2019/2020 sebagai kapten tim.
Musim lalu, pemain berusia 36 tahun tersebut tampil dalam 34 pertandingan bersama Brentford dan membantu klub tersebut finis di peringkat kesembilan. Pengalaman panjangnya di level tertinggi diharapkan menjadi aset penting bagi Chelsea dalam menghadapi musim 2026/2027.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda