Terpukau dengan Antusiasme Penggemar
Dalam kunjungannya, Cahill menceritakan kisahnya memperkuat Chelsea sejak 2011 hingga 2020. Selama hampir satu dekade berseragam The Blues, Cahill mengaku mendapat banyak pengalaman unik.Salah satunya adalah ketika ia mengunjungi Indonesia untuk pertama kalinya pada 2013 lalu dalam tur pramusim Chelsea. Menurutnya, penggemar Chelsea di Indonesia memiliki rasa antusiasme yang sangat tinggi.
"Ini adalah kedua kalinya saya ke Indonesia. Sebelumnya saya ke sini bersama Chelsea untuk tur pramusim. Fans di sini sangat bergairah tentang Chelsea," kata Cahill di Ascott Sudirman pada Sabtu (29/11) sore.
Baca juga: City Wajib Menang untuk Tempel Arsenal
Cahill juga mengungkapkan rekan setim favoritnya dan pelatih yang paling berpengaruh dalam kariernya di Chelsea. Pria 39 tahun itu juga memaparkan perasaannya ketika ditunjuk sebagai kapten Chelsea.
"Salah satu rekan setim terbaik saya adalah Eden Hazard. Dia adalah pemain sensasional dengan kemampuan alami. Saya juga mengagumi John Terry karena saya banyak belajar darinya dan bermain dengannya di jantung pertahanan Chelsea," ujar Cahill.
"Bagi saya, pelatih terbaik selama di Chelsea adalah Jose Mourinho dan Antonio Conte. Keduanya memiliki detail yang luar biasa dan hal itu menjadi pembeda mereka dengan pelatih lainnya," ungkap Cahill.
"Menjadi kapten Chelsea adalah momen yang sangat besar bagi saya. Saya datang dari Bolton sebagai pemain muda dan kemudian mendapat kepercayaan sebagai kapten sekaligus menjadi suksesor John Terry sangat luar biasa," tutup Cahill.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id