Eric Bailly. (Foto: AFP/Adam Warzawa)
Eric Bailly. (Foto: AFP/Adam Warzawa)

5 Pemain yang Berpotensi Disingkirkan MU Musim Panas Ini

Friko Simanjuntak • 27 Juli 2022 10:33
Jakarta: Manchester United terus bermanuver pada bursa transfer musim panas ini bersama pelatih barunya Erik Ten Hag. Sejauh ini, MU telah melepas beberapa pemain yang dianggap surplus dan telah merekrut beberapa pemain berkualitas.
 
Hingga 26 Juli 2022, MU telah mendatangkan Lisandro Martinez, Tyrell Malacia dan Christian Eriksen. Dan yang terbaru, mereka banyak dikaitkan dengan gelandang Barcelona Frenkie de Jong.
 
Selain itu, manajemen Setan Merah juga melepas pemain yang dinilai gagal dan hanya membebani klub (dalam urusan gaji) seperti Paul Pogba, Jesse Lingard, Edinson Cavani, Andreas Pereira, Nemanja Matic, dan Juan Mata.

Secara finansial, MU memang tidak ada masalah dengan neraca keuangan klub yang cukup sehat. Akan tetapi, manajemen klub merasa masih perlu menyingkirkan beberapa pemain lagi sebelum bursa transfer musim panas 2022 -- 2023 ini ditutup.
 
Mengutip dari Sportskeeda, berikut 5 pemain yang harus disingkirkan MU di musim panas ini.

5. Phil Jones

Pertanyaan yang bagus untuk diajukan pada saat ini adalah: Apa yang masih dilakukan Phil Jones di Manchester United? Kontrak Jones dengan klub berakhir tahun depan dan dia tidak lagi dibutuhkan di klub. Apalagi, setelah kedatangan Lisandro Martinez.
 
Jones memang seakan hanya jadi pemanis di bangku cadangan MU dalam beberapa musim ke belakang. Ia hampir tidak tampil musim lalu meskipun berada dalam kondisi yang fit. Ia tercatat hanya memainkan dua pertandingan Liga Primer Inggris pada musim 2021 -- 2022.
 
Menurut Daily Star (via The Express), Wayne Rooney, yang kini bertindak sebagai pelatih DC United di MLS, ingin mengontrak Jones. Masih harus dilihat apakah legenda United itu benar-benar ingin bereuni dengan Jones atau tidak. Tetapi yang pasti, tidak ada alasan bagi manajemen MU untuk mempertahankan bek 30 tahun itu.

4. Eric Bailly

Selain Jones, bek tengah lain yang masih harus disingkirkan MU adalah Eric Bailly. Meski secara fisik, Bailly punya postur yang ideal sebagai bek tengah, namun riwayat cedera sang pemain cukup mengganggu.
 
Bailly telah melewatkan 57 pertandingan untuk Setan Merah karena cedera selama tiga musim terakhir. Sekarang, setelah kedatangan Lisandro Martinez, United sepertinya tidak lagi membutuhkan Bailly. Sebab, selain Martinez, mereka juga memiliki Raphael Varane, Harry Maguire, Victor Lindelof, Axel Tuanzebe dan Teden Mengi di posisi bek tengah.
 
Keinginan manajemen klub menyingkirkan Bailly pada musim panas ini sepertinya akan terwujud. Sebab, menurut pakar transfer Italia Gianluca Di Marzio, AS Roma melalui sang pelatih Jose Mourinho tertarik untuk bereuni dengan Bailly.

3. Alex Telles

Alex Telles gagal tampil mengesankan meski cukup banyak tampil pada musim 2021 -- 2022. Bek asal Portugal ini memang punya kelebihan dalam hal eksekusi bola mati dan melepas umpan silang, namun ia tidak terlalu bisa diandalkan dalam hal pertahanan. Hal ini yang kemudian jadi pertimbangan manajemen klub.
 
Selain faktor di atas, MU juga baru saja merekrut Tyrell Malacia di posisi bek kiri, dan kemungkinan ia akan jadi pilihan utama Ten Hag. Sementara itu, MU juga masih memiliki Luke Shaw, Brandon Williams dan Alvaro Fernandez di posisi itu.
 
Dalam tur pramusim yang saat ini tengah dijalani MU, Ten Hag memang memasukkan Alex Telles dalam skuat. Akan tetapi, dalam beberapa pertandingan, ia justru dipasang di posisi bek tengah.
 
Ketimbang hanya menjadi pemanis di bangku cadangan, manajemen United berencana meng-uangkan Telles pada bursa transfer musim panas ini. Kabarnya, dua klub Italia, yakni AS Roma dan Inter Milan tertarik untuk menggunakan jasa bek 29 tahun tersebut.

2. Donny van de Beek

Donny van de Beek sepertinya tidak cocok bermain di Liga Primer Inggris. Pada era kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer, van de Beek lebih banyak duduk di bangku cadangan sehingga dipinjamkan ke Everton pada paruh kedua musim 2021 -- 2022.
 
Di Everton, Van de Beek juga tak kunjung menunjukkan bentuk permainan terbaiknya. Meski sempat jadi andalan pada awal-awal kedatangannya, gelandang tengah asal Belanda ini justru mengakhiri masa pinjamannya di Everton dengan kondisi cedera, yang menguatkan asumsi bahwa Liga Inggris memang tidak cocok untuknya.
 
Kini, di bawah arahan Erik Ten Hag yang notabene mantan pelatihnya di Ajax, Van de Beek diharapkan bisa menunjukkan potensi terbaiknya di MU. Namun, selama pramusim ini, belum ada tanda-tanda yang bagus dari performa Van de Beek.
 
Pemain 25 tahun itu justru menuai kritik saat MU bermain imbang 2-2 melawan Aston Villa pada laga pramusim. Terlebih, persaingan di lini tengah MU saat ini makin berat setelah kedatangan Cristian Eriksen.
 
Manchester United harus berusaha untuk melepas van de Beek musim panas ini dan mencoba untuk mendapatkan kembali, minimal sebagian dari dana 39 juta poundsterling yang mereka keluarkan untuk mengontraknya pada musim panas 2020.
 
Sejauh ini, belum ada tawaran konkret yang masuk ke MU untuk Donny van de Beek. Namun, pada bursa transfer Januari lalu, Wolverhampton Wanderers dikabarkan tertarik pada van de Beek.

1. Cristiano Ronaldo

Terlepas dari jasa-jasanya untuk Manchester United, percaya atau tidak saat ini Cristiano Ronaldo mulai tidak disukai oleh beberapa pendukung setia MU. Hal ini tidak lepas dari komentarnya belakangan ini yang mengatakan ingin meninggalkan Old Trafford.
 
Lewat agennya, pemain berjuluk CR7 ini bahkan kabarnya telah mencoba untuk pindah ke klub seperti Bayern Munich, Chelsea, Barcelona, dan Atletico Madrid.
 
Sejauh ini, pihak MU dan Erik Ten Hag mengaku masih membutuhkan jasa pemain 37 tahun tersebut. Namun, apabila melihat keengganan sang pemain untuk bertahan, tentunya manajemen MU bisa berubah pikiran dan melegonya di bursa transfer musim panas ini.
 
Secara kontribusi, Ronaldo memang tidak dipungkiri masih bisa jadi andalan. Musim lalu, di usianya yang tidak lagi muda ia masih bisa mencatatkan namanya sebagai topskorer MU di Liga Inggris dengan 18 gol. Namun, kehadirannya juga membuat fleksibilitas di lini serang MU menjadi kaku dan mudah dibaca oleh tim lawan.
 
Satu pertimbangan lain yang mungkin bisa diambil oleh manajemen klub adalah performa lini depan MU sepanjang pramusim ini. Tanpa Ronaldo -tidak dibawa dalam skuat- permainan MU khususnya di lini depan terlihat lebih cair dan enak dilihat.
 
Pemain-pemain seperti Anthony Martial, Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bruno Fernandes bisa kapan saja bertukar posisi dan tampil cemerlang di sepertiga serangan.  
 
Berbeda dengan tahun 2009 lalu, kehilangan Ronaldo pada saat ini rasanya tidak akan menjadi pukulan besar bagi Manchester United. Dan mungkin memang sudah waktunya juga bagi klub untuk memulai dari awal di bawah Erik Ten Hag.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan