Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez (AFP/Franck Fife)
Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez (AFP/Franck Fife)

Chelsea

Komentar Enzo Fernandez Berbuah Skors 2 Pertandingan

Gregorius Gelino • 04 April 2026 14:00
Ringkasnya gini..
  • Fernandez dijatuhi sanksi atas komentarnya ketika jeda internasional.
  • Rosenior mengklaim Fernandez melanggar budaya klub dan keputusan ini diambil setelah berkonsultasi dengan seluruh bagian klub.
  • Fernandez bukan satu-satunya pemimpin di Chelsea saat ini dan menyebut Caicedo, Tosin, dan Cucurellah sebagai pemimpin.
London: Chelsea resmi menjatuhkan skors dua pertandingan terhadap Enzo Fernandez. Keputusan itu diambil setelah Fernandez menyebut ingin pergi ke Real Madrid dan kecewa dengan performa Chelsea belakangan ini.
 
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, menilai keputusan ini diambil setelah berkonsultasi dengan semua pihak dalam klub. Rosenior mengklaim Fernandez melanggar budaya klub dan sanksi ini diambil sebagai contoh untuk pemain lain.
 
"Saya sudah berbicara dengan Enzo. Sebagai klub, dan dengan saya sebagai bagian dari proses, kami memutuskan bahwa ia tidak akan tampil menghadapi Port Vale dan Manchester City pekan depan," ucap Rosenior di laman resmi klub.

"Saya pikir ia melanggar aturan budaya kami dan apa yang kami ingin bangun. Jadi kami harus mengambil keputusan dan memberi sanksi untuknya," urainya.

Baca juga: Cedera Halangi Trio Lini Belakang Chelsea Tampil di Piala FA

"Ini bukan cuma tentang saya, direktur, pemilik, atau pemain. Kami semua memiliki satu visi dalam keputusan kami dan ini adalah keputusan yang diambil bersama," tegasnya.
 
Namun, Rosenior memastikan bahwa Fernandez masih bisa kembali ke tim jika mampu memperbaiki sikapnya dan menegaskan bahwa Fernandez bukan satu-satunya pemimpin di tengah absennya Reece James. Rosenior mengklaim masih ada sosok Moises Caicedo, Tosin Adarabioyo, dan Marc Cucurella yang disegani di ruang ganti.
 
"Tapi pintu belum tertutup bagi Enzo, itu sangat penting. Sanksi ini karena kami adalah klub yang ingin menang dengan tradisi untuk sukses dan harus melindungi budaya kami dan ia melanggar itu saat jeda internasional," ulasnya.
 
"Kami punya banyak pemimpin. Moises Caicedo adalah pemimpin, Tosin juga, kami memiliki Cole Palmer dan Joao Pedro, serta Marc Cucurella. Kami memiliki pemimpin dalam grup," pungkasnya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan