Ten Hag bongkar masalah Cristiano Ronaldo saat di Manchester United. (Foto: IG @eriktenhagtournament)
Ten Hag bongkar masalah Cristiano Ronaldo saat di Manchester United. (Foto: IG @eriktenhagtournament)

Ten Hag Bongkar Masalah Cristiano Ronaldo Saat di Manchester United

Kautsar Halim • 20 Oktober 2026 23:49
Ringkasnya gini..
  • Erik ten Hag menilai Cristiano Ronaldo mengecewakan tim karena persiapan fisiknya tidak sesuai harapan.
  • Ten Hag mengklaim Ronaldo tidak selalu mengikuti latihan secara penuh dan hanya menuntaskan dua dari tiga putaran lari setelah MU kalah dari Brentford.
  • Hubungan keduanya memburuk pada 2022 sebelum Ronaldo meninggalkan Manchester United melalui kesepakatan bersama pada November tahun tersebut.
Jakarta: Mantan manajer Manchester United, Erik ten Hag, kembali mengungkap konflik yang melibatkan Cristiano Ronaldo selama keduanya bekerja di Old Trafford. Pelatih asal Belanda itu menilai sang megabintang tidak mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan dan gagal memenuhi standar latihan yang diharapkannya.

Dalam wawancara dengan The Athletic yang dikutip sejumlah media pada Selasa, 20 Oktober 2026, Ten Hag mengaku kecewa terhadap sikap Ronaldo. Ia merasa pemain asal Portugal tersebut tidak hanya mengecewakan dirinya, tetapi juga rekan-rekan setim.

“Dia mengecewakan tim, dan dia mengecewakan saya, karena kami sudah merencanakan semuanya dengan dia,” kata Ten Hag.

Ten Hag menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola. Namun, menurut dia, reputasi seorang pemain tidak bisa mengesampingkan kepentingan tim dan tuntutan profesionalisme.

“Saya sangat menghormatinya. Namun, sebagai manajer saat itu, saya harus mengambil keputusan rasional dan mempertahankan pemain yang saya kagumi,” ujarnya.
 

Ten Hag Soroti Kedisiplinan Ronaldo saat Latihan


Ten Hag mengklaim Ronaldo beberapa kali tidak mengikuti sesi latihan secara penuh. Ia juga menyebut sang penyerang tidak mencapai tingkat detak jantung yang dibutuhkan dalam latihan untuk membangun kondisi fisik yang sesuai dengan tuntutan pertandingan.

Menurut Ten Hag, persoalan tersebut berdampak pada kemampuan Ronaldo saat bermain. Ia menilai sang pemain kesulitan menempatkan diri di area yang tepat untuk mencetak gol dan tidak mampu memberikan kontribusi yang diharapkan, baik ketika tim menguasai bola maupun saat bertahan.

“Saya berkali-kali mengatakan kepadanya, semua orang ingin bekerja untuk menempatkanmu di posisi yang tepat. Namun, jika kamu tidak bisa masuk ke kotak penalti, kamu tidak bisa mencetak gol,” kata Ten Hag.

Ia juga membantah anggapan bahwa dirinya semata-mata menuntut Ronaldo melakukan tekanan kepada lawan hingga kelelahan. Menurut Ten Hag, masalah utamanya adalah persiapan fisik sang pemain.

“Dia tidak berlari, baik saat kami menguasai bola maupun ketika tidak menguasainya. Alasannya, dia tidak mempersiapkan dirinya dengan baik,” jelas Ten Hag.
 

Ronaldo Disebut Tak Menuntaskan Hukuman Lari


Ten Hag turut menyinggung kejadian setelah Manchester United kalah telak 0-4 dari Brentford pada Agustus 2022. Seusai kekalahan tersebut, ia memberikan hukuman berupa lari tambahan kepada para pemain sebagai respons atas performa tim.

Ten Hag mengklaim Ronaldo hanya menuntaskan dua dari tiga putaran lari yang diperintahkan. Ia juga menyebut Ronaldo pernah menyarankan rekan-rekannya agar menghemat tenaga saat berlatih.

Bagi Ten Hag, pengaturan beban latihan memang penting bagi pemain yang sudah berada dalam kondisi fisik optimal. Namun, ia menilai pemain harus terlebih dahulu mencapai tingkat kebugaran yang dibutuhkan.

“Setiap tim papan atas harus bisa mengakomodasi pemain terbaiknya, tetapi pemain bintang juga harus bekerja untuk tim,” kata Ten Hag.

Pernyataan itu kembali menyoroti ketegangan yang mewarnai hubungan keduanya pada musim 2022/2023. Ten Hag menangani Manchester United mulai 2022, sedangkan Ronaldo menjalani periode keduanya bersama klub tersebut setelah kembali pada 2021.
 

Konflik Berujung pada Kepergian Ronaldo


Hubungan Ronaldo dan Ten Hag memburuk pada awal musim 2022/2023. Salah satu momen penting terjadi ketika Ronaldo menolak masuk sebagai pemain pengganti dalam pertandingan melawan Tottenham Hotspur pada Oktober 2022. Ia kemudian meninggalkan area pertandingan sebelum laga berakhir dan mendapat sanksi dari klub.

Ronaldo akhirnya berpisah dengan Manchester United pada November 2022 setelah kontraknya diakhiri melalui kesepakatan bersama. Keputusan itu diambil setelah sang pemain melontarkan kritik tajam terhadap klub dan sejumlah pihak dalam wawancara bersama Piers Morgan.

Dalam wawancara tersebut, Ronaldo mengatakan dirinya merasa dikhianati dan mengaku tidak dihormati oleh Ten Hag.

Di lapangan, kontribusi Ronaldo dalam periode singkat di bawah Ten Hag juga tidak sesuai dengan ekspektasi. Ia hanya mencetak satu gol dalam 10 penampilan di Premier League musim 2022/2023 sebelum meninggalkan klub.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan