Seperti dilansir beIN Sports, Kai Havertz, Bukayo Saka, dan Martin Odegaard menjadi pencetak gol Arsenal. Ketiganya membuat tim asuhan Mikel Arteta langsung mengirim pesan kuat kepada para rival bahwa The Gunners belum kehilangan ambisi untuk kembali menjadi juara.
Kemenangan tersebut juga menjadi lanjutan momentum positif Arsenal setelah sebelumnya menaklukkan Manchester City pada Community Shield. Arteta pun mendapatkan awal sempurna dalam upaya membawa The Gunners mempertahankan mahkota Liga Inggris.
Havertz Buka Keunggulan Arsenal
Arsenal langsung mengambil kendali pertandingan sejak menit awal. Tekanan tinggi dan pergerakan cepat di lini depan membuat Coventry kesulitan mengembangkan permainan.
Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-15. Kai Havertz menyelesaikan peluang setelah mendapat umpan dari Riccardo Calafiori untuk membawa Arsenal unggul 1-0.
Gol tersebut semakin menegaskan ketajaman Havertz. Penyerang asal Jerman itu kini mencetak gol dalam empat penampilan sebagai starter secara beruntun di level klub, sebuah catatan terbaiknya sejak bergabung dengan sepak bola Inggris.
Saka Gandakan Keunggulan
Arsenal tidak membutuhkan waktu lama untuk menggandakan keunggulan.
Pada menit ke-23, Bukayo Saka mencatatkan namanya di papan skor. Christos Tzolis menjadi salah satu aktor penting dalam proses gol tersebut setelah melakukan pergerakan dari sisi kiri dan mengirim umpan silang yang kemudian berhasil disambar Saka.
Skor 2-0 membuat Arsenal semakin nyaman. Coventry yang kembali tampil di Premier League setelah 25 tahun terlihat kesulitan menghadapi intensitas permainan sang juara bertahan.
Bahkan, Arsenal mencatat sejarah kecil dengan mencetak tiga gol pada pertandingan pekan pertama untuk pertama kalinya sejak September 2020, ketika mereka juga menang 3-0 atas Fulham.
Odegaard Lengkapi Kemenangan Arsenal
Memasuki babak kedua, Arsenal tidak mengendurkan tekanan.
Martin Odegaard mencetak gol ketiga hanya empat menit setelah pertandingan dilanjutkan. Kapten Arsenal itu menyelesaikan umpan tarik Ben White, meski tendangannya tidak sempurna dan sempat terlihat seperti bola yang salah sasaran. Namun, kiper Coventry Carl Rushworth sudah terlanjur bergerak sehingga bola tetap bergulir masuk ke gawang.
Arsenal pun unggul 3-0 pada menit ke-49.
Setelah itu, The Gunners masih memiliki sejumlah peluang untuk menambah gol. Myles Lewis-Skelly dan Tzolis sempat mengancam gawang Coventry, tetapi Rushworth beberapa kali melakukan penyelamatan.
Coventry sendiri hampir mencetak gol hiburan pada penghujung pertandingan. Jack Rudoni mendapat peluang bagus, tetapi sundulannya masih mengarah tepat ke David Raya. Arsenal akhirnya mampu mempertahankan clean sheet hingga peluit panjang berbunyi.
Susunan Pemain
Arsenal: David Raya; Ben White, Cristhian Mosquera, Gabriel Magalhaes, Riccardo Calafiori (Piero Hincapie 81'); Martin Odegaard (Mikel Merino 76'), Declan Rice (Martin Zubimendi 68'), Myles Lewis-Skelly; Bukayo Saka (Noni Madueke 68'), Kai Havertz, Christos Tzolis (Eberechi Eze 76').
Coventry City: Carl Rushworth; Milan van Ewijk, Bobby Thomas, Aurele Amenda, Jake Dasilva; Frank Onyeka, Cian Yirenkyi (Viktor Torp 62'), Matt Grimes (kapten), Loum Tchaouna (Gustavo Hamer 82'); Brandon Thomas-Asante (Jack Rudony 70'), Ellis Simms (Taiwo Awoniyi 70').
Arteta Catat Kemenangan ke-150 di Premier League
Kemenangan atas Coventry juga menjadi pertandingan spesial bagi Mikel Arteta.
Pelatih asal Spanyol itu mencatat kemenangan ke-150 di Premier League sebagai manajer Arsenal. Arteta menjadi salah satu dari hanya lima pelatih yang mampu mencapai 150 kemenangan Premier League dalam kurang dari 250 pertandingan. Ia mencapainya dalam 249 laga.
Arteta juga punya banyak alasan untuk puas dengan penampilan timnya. "Ada banyak hal yang bisa disukai dari penampilan ini dan tentu saja hasilnya luar biasa," kata Arteta setelah pertandingan seperti dikutip The Guardian.
Debut Impresif Christos Tzolis
Salah satu pemain yang ikut mencuri perhatian adalah rekrutan baru Arsenal, Christos Tzolis.
Pemain asal Yunani tersebut tampil agresif di sisi kiri dan terlibat langsung dalam proses dua gol pertama Arsenal. Tzolis ikut membangun serangan yang menghasilkan gol Havertz dan kemudian mengirim umpan yang berujung pada gol Saka.
Penampilannya bahkan mendapatkan apresiasi dari Odegaard. Kapten Arsenal itu menyebut Tzolis tampil luar biasa dan sulit dihentikan karena memiliki kecepatan serta kecerdasan dalam membaca permainan.
Dengan kemenangan 3-0 ini, Arsenal langsung menempati papan atas klasemen sementara dan membuka musim sebagai juara bertahan dengan performa yang sangat meyakinkan. Tantangan sebenarnya tentu baru dimulai, tetapi The Gunners sudah memberikan sinyal bahwa mereka siap mempertahankan mahkota Premier League.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda