Setelah bertahun-tahun hidup di bawah tekanan taktik dan ambisi meraih trofi, Guardiola akhirnya mengungkapkan alasan jujur di balik keputusannya untuk rehat. Bukan karena kehilangan gairah, melainkan karena panggilan hidup yang lebih mendasar, keluarga dan waktu untuk diri sendiri.
Memasuki Fase Baru
Memulai karier manajerial di usia yang relatif muda, 37 tahun, Pep telah menghabiskan hampir dua dekade hidupnya di bawah sorotan lampu stadion. Kini, di usianya yang menginjak 56 tahun, sudut pandangnya terhadap kehidupan telah berubah total."Saya mencoba mencari tahu seperti apa hidup saya nantinya. Saya memutuskan untuk berhenti karena saya ingin sedikit lebih merawat diri saya sendiri," ungkap Guardiola jujur.
Bagi Pep, usia 56 tahun adalah momen refleksi di mana prioritas hidupnya bergeser. "Saya telah mencapai usia 56 tahun, saya tidak lagi muda, dan cara Anda melihat berbagai hal juga berubah. Saya masih menyesuaikan diri dengan fase baru ini, tetapi semuanya berjalan cukup baik."
Alasan Utama Guardiola Rehat
Dibalik kesuksesannya meraih puluhan trofi bergengsi, Pep Guardiola tetaplah seorang anak dan seorang ayah. Jadwal kompetisi yang padat kerap menyita waktunya bersama orang-orang tercinta.Baca juga: Enzo Maresca Resmi Jadi Pelatih Baru Manchester City, Kontrak Hingga 2029
Di fase hidupnya kali ini, Pep ingin menebus waktu-waktu yang hilang tersebut. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah mendampingi sang ayah yang sudah lansia serta menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas bersama anak-anaknya."Saya ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak saya dan dengan ayah saya, yang kini berusia 95 tahun dan masih bersama kami. Saya perlu melakukan hal-hal baru. Saat ini, saya merasa sangat bahagia," tambahnya.
Janji Setia untuk Manchester City
Bagi para penggemar The Citizens, kepergian Pep tentu menyisakan kerinduan mendalam. Bagaimanapun, dialah arsitek di balik dominasi Manchester City di Premier League dan Eropa.Namun, Pep memberikan sedikit pelipur lara bagi fans setianya. Ia berjanji suatu saat nanti akan kembali ke Etihad Stadium, meski dengan peran yang berbeda. Untuk saat ini, Pep memilih untuk mendukung klub yang dicintainya itu dari balik layar tanpa tekanan sebagai manajer utama.
"Suatu hari nanti, tentu saja, saya akan kembali ke Stadion Etihad. Tetapi saat ini, saya ingin tetap berada di balik layar. Jika mereka membutuhkan saya, saya akan ada di sana," pungkasnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda