Dalam sebuah wawancara dengan website klub Norwich City di mana ia sempat bermain, Mulryne mengaku bahwa dirinya bosan dengan kehidupannya sebagai pesepak bola yang berkaitan dengan uang dan wanita.
Dia kemudian berbagi cerita tentang apa yang kemudian mengilhaminya untuk mengambil keputusan menjadi seorang pendeta katolik Roma.
"Sulit untuk menentukan momen tertentu. Itu dimulai pada tahun terakhir saya di Norwich, tidak secara eksplisit, dan saya tidak memikirkannya pada saat itu, tetapi saya mulai merasa bosan dengan gaya hidup (seorang pesepak bola)," kata Mulryne memulai kisahnya.
“Kami memiliki kehidupan yang luar biasa sebagai pesepakbola, dan saya sangat beruntung, tetapi saya menemukan ada semacam kekosongan. Saya cukup terkejut - mengapa saya tidak bahagia ketika saya memiliki semua yang diinginkan para pria muda?" lanjutnya.
Pria jebolan akademi MU itu menjelaskan bahwa ia tidak lagi menikmati masa-masa di mana ia memiliki banyak uang, mendapatkan perhatian dari banyak wanita dan segala keuntungan yang didapatkan pesepakbola. Sampai pada akhirnya ia mendapatkan kembali kedamaian hati saat mendalami keimanannya.
“Saya mulai mengeksplorasi iman saya lagi, iman yang saya miliki sebagai seorang pemuda," tambahnya. "Saya mengambil keputusan untuk pulang selama setahun dan benar-benar selama tahun itu segalanya menjadi terbalik.”
“Saya menjadi sukarelawan di tempat penampungan tunawisma untuk sementara waktu. Saya mulai kembali ke misa, dan saya mulai berdoa lagi secara teratur. Saya akhirnya menemukan rasa kepuasan yang nyata,” tandas pria yang kini berusia 45 tahun tersebut.
Phil Mulryne mengawali karier sepak bolanya bersama tim junior MU di mana ia bergabung pada usia 14 tahun. Empat tahun menimba ilmu di akedemi MU, Mulryne akhirnya dipromosikan ke tim utama MU pada 1996 saat usianya 18 tahun.
Berposisi sebagai gelandang tengah, Mulryne kesulitan bersaing dengan Paul Scholes dan Nicky Butt yang jadi andalan pelatih Sir Alex Ferguson. Selama tiga musim mengabdi untuk Setan Merah, Mulryne hanya memainkan satu pertandingan yakni saat MU berhadapan dengan Barnsley pada kompetisi Premier League musim 1997/1998.
Mulryne akhirnya dilepas MU secara permanen ke Norwich City pada 1999 dengan mahar 750 ribu euro. Mulryne menghabiskan enam tahun bersama The Canaries –julukan Norwich City dimana ia mencetak 20 gol dalam 172 laga.
Setelah dari Norwich, Mulryne sempat membela Cardiff City, Leyton Orient dan King’s Lynn sebelum akhirnya memutuskan pensiun pada 2008 di usia 30 tahun. Di level timnas, Mulryne merupakan langganan timnas Irlandia Utara mulai dari U-15 hingga timnas senior dimana ia memainkan 27 laga dengan koleksi tiga gol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News