Menurut Scholes, agresivitas Romero adalah salah satu atribut kunci untuk membantu MU sukses. Pemain asal Argentina itu juga akan dipertemukan dengan rekan setimnya di tim nasional Argentina, Lisandro Martinez, sehingga komunikasi di lini belakang akan lebih cair. Lebih dari itu, kolaborasi Romero dan Martinez juga sudah cukup terbukti dengan gelar Piala Dunia 2022.
"Anda tahu? Saya menyukainya. Saya suka menyaksikannya bermain," kata Scholes.
"Dia kesal di Spurs sekarang kan? Dia tidak mau berada di sana, dia menyindir suporternya sendiri, manajemen klub, dan saya rasa pikirannya sudah bukan di Spurs," bebernya.
Baca juga: Endrick Balik ke Real Madrid, Tapi Ogah Jadi 'Camat' Lagi
"Tapi saya akan sangat suka jika dia bergabung dengan Manchester United. Saya suka dengan karakternya," paparnya.Romero memang dikabarkan tidak nyaman di Spurs karena rentetan hasil buruk yang belakangan didapat timnya. Ditambah lagi, Romero juga mengkritik secara terbuka manajemen klub karena dianggap gagal mendatangkan pemain baru meski skuad diterpa badai cedera.
Musim ini, Romero telah mencatatkan 28 penampilan di semua kompetisi. Mantan pemain Atalanta itu juga sudah menyumbangkan enam gol dan empat assist di semua kompetisi.
Tapi, MU harus merogoh kocek yang dalam jika ingin mendatangkan Romero. Selain berstatus sebagai pemain kunci, Romero juga terikat kontrak jangka panjang di Spurs hingga 2029 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News