Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui bahwa Leeds bertahan dengan baik dan timnya cuma bisa memanfaatkan skema bola mati dan kemampuan individu para pemainnya. Salah satu peluang terbesar Liverpool datang lewat sepak pojok yang disambar Virgil van Dijk.
"Kami kehilangan tujuan, itu jawaban yang paling sederhana. Dan untuk mencetak gol melawan tim yang bertahan dengan sangat baik di dalam dan di sekitar kotak mereka, ada beberapa cara untuk mencetak gol," kata Slot di laman resmi klub.
Baca juga: Hasil Liga Inggris: City Gagal Dekati Arsenal, Laga LIverpool vs Leeds Tanpa Gol di Anfield
"Itu untuk beberapa tim di liga ini, atau untuk banyak tim di liga ini, satu set piece. Kami dekat dengan Virgil. Kami mendapat delapan kesempatan bola mati, sayangnya kami tidak mencetak gol," jelasnya."Dan cara lain untuk membuka kunci adalah dari serangan balik atau memenangkan bola kembali di area berbahaya lapangan ketika mereka ingin membawa bola keluar dari belakang," urainya.
"Cara lain untuk membukanya adalah sesuatu yang kami lihat pekan lalu melawan Wolves, ketika Jeremie Frimpong memiliki momen ajaibnya, satu lawan satu cepat di mana dia membawa bola masuk, dan saya pikir dia memiliki beberapa momen itu hari ini juga," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News