De Zerbi tidak menutupi kekecewaannya setelah Tottenham menelan kekalahan di kandang sendiri dari Aston Villa. Hasil tersebut menjadi pukulan bagi dirinya, terutama karena ia harus menunggu cukup lama sebelum kembali mendampingi timnya dalam pertandingan kompetitif.
De Zerbi Akui Jeda Internasional Berjalan Sulit
Bagi De Zerbi, mengakhiri periode pertandingan sebelum jeda internasional dengan kekalahan bukanlah situasi yang mudah. Ia bahkan mengakui bahwa pekan pertama setelah hasil buruk tersebut terasa sangat berat.“Tidak, itu sulit. Sangat, sangat berat, terutama pada pekan pertama,” ujar De Zerbi ketika ditanya mengenai pengalamannya melewati jeda internasional setelah kekalahan.
Meski demikian, ia menyadari bahwa Tottenham harus menghadapi kenyataan yang sedang terjadi. Menurutnya, sepak bola menuntut setiap tim untuk mampu merespons kesulitan, bukan terus terjebak dalam kekecewaan atas hasil sebelumnya.
“Sepak bola adalah bagian dari situasi nyata yang kami hadapi saat ini dan kami harus bereaksi, bekerja melewati periode ini,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa De Zerbi ingin para pemain Tottenham segera mengalihkan perhatian dari hasil negatif. Ia menekankan pentingnya kerja keras, respons yang tepat, dan kemampuan tim untuk melewati masa sulit.
De Zerbi Sudah Menantikan Laga Manchester United
Di tengah situasi yang tidak mudah, De Zerbi mengaku sangat menantikan kesempatan untuk kembali memimpin Tottenham dalam pertandingan berikutnya. Duel melawan Manchester United menjadi momen penting bagi dirinya untuk melihat respons tim setelah kekalahan dari Aston Villa.Bahkan, De Zerbi mengungkapkan bahwa secara pribadi ia ingin pertandingan berikutnya berlangsung sehari setelah kekalahan tersebut.
“Ya, saya sudah menunggu pertandingan ini selama tiga pekan. Setelah kekalahan di kandang melawan Aston Villa, secara pribadi saya ingin bermain pada hari berikutnya,” kata De Zerbi.
De Zerbi Antusias Hadapi Partai Besar
De Zerbi juga menegaskan bahwa pertandingan melawan Manchester United memiliki arti penting bagi Tottenham. Ia menilai kedua klub masih memiliki status sebagai klub besar di Premier League, sehingga tuntutan terhadap performa dan hasil pertandingan tetap tinggi.“Ya, karena kami adalah Tottenham dan United serta Tottenham masih merupakan klub besar di Premier League,” ujar De Zerbi.
Ia kemudian menegaskan bahwa status besar sebuah klub harus diiringi dengan pencapaian yang sesuai. Para pemain dan seluruh elemen tim harus menunjukkan bahwa mereka layak berada di lingkungan klub dengan ekspektasi tinggi seperti Tottenham.
“Kami harus membuktikan bahwa kami layak bekerja di klub ini, bermain lebih baik, dan mendapatkan hasil yang berbeda,” pungkasnya.