Man United sempat menjadi tim yang tidak terlalu diunggulkan. Sebab, mereka baru menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih interim.
Akan tetapi, fakta di lapangan berkata lain. Bruno Fernandes dkk mampu tampil taktis dan merepotkan ertahanan yang dikawal oleh kiper Gianluigi Donnarumma. Man United sempat mencetak tiga gol yang dianulir karena offside.
Ada beberapa peluang, yang mengenai tiang gawang. Tujuh tembakan mengarah ke benteng pertahanan tim tamu. Pertandingan kali ini, sangat berbanding terbalik jauh. Mereka yang diperkirakan akan mendominasi , hanya mampu mencatatkan satu tembakan ke gawang tim tuan rumah. Tidak ada yang bisa dilakukan, hanya bisa melakukan penguasaan bola.
Harus diakui jika pada laga ini, Man City kewalahan menghadapi pressure dari tim tuan rumah. Tidak hanya itu, gemuruh para suporter turut menggetarkan mental Haalland dkk. Hal ini menjadi momen yang bagus, untuk Man United bersama sang manager, Michael Carrick.
“Ini tentang koneksi. Ini tentang bagaimana kami mewakili mereka di lapangan. Jika mereka melihat kami berjuang seperti itu, mereka akan mendukung kami, “ kata Martinez, dikutip dari BBC.
“Saat terkadang performa kami tidak maksimal, karena mereka mengharapkan sikap yang baik dari kami. Tekel, DNA klub ini, darah Manchester United," sambungnya.
“Dan saya benar-benar bisa memahaminya karena terkadang di lapangan rasanya seperti apa yang kami lakukan di sini," pungkasnya.
Saat ini, United berada di peringkat kelima dengan raihan 35 poin. Sedangkan City, mereka berada di peringkat kedua dengan raihan 43 poin. (Victor Rodam)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News