Coventry harus mengakui keunggulan Arsenal setelah gol Kai Havertz, Bukayo Saka, dan Martin Odegaard memastikan kemenangan nyaman sang juara bertahan. Hasil tersebut membuat Coventry mengawali perjalanan di Premier League dengan kekalahan telak.
Namun, Lampard memilih melihat sisi positif dari pertandingan tersebut. Ia menilai menghadapi Arsenal di kandangnya memberikan pengalaman penting bagi para pemain Coventry untuk memahami tuntutan bermain di Premier League.
Lampard Anggap Kekalahan dari Arsenal sebagai Pelajaran
Lampard mengakui Arsenal memberikan tantangan besar bagi Coventry. Menurutnya, kualitas dan atmosfer pertandingan di Emirates memberikan pengalaman yang tidak ternilai bagi skuadnya.
"Itu jelas merupakan tantangan besar. Mereka adalah tim yang fantastis, ini menjadi pelajaran bagus bagi pemain kami untuk melihat levelnya. Mereka bermain seperti seorang juara," ujar Lampard seperti dikutip dari Sky Sports.
Coventry memang kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan. Mereka hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran dan mencatat expected goals (xG) sebesar 0,28, berbanding 1,80 milik Arsenal.
Coventry juga hanya empat kali menyentuh bola di dalam kotak penalti Arsenal dan seluruhnya terjadi pada babak kedua. Kendati demikian, Lampard menilai situasi tersebut tidak perlu membuat timnya kehilangan kepercayaan diri.
Jangan Nilai dari Satu Pertandingan
Lampard meminta Coventry tidak terburu-buru membuat kesimpulan setelah kekalahan tersebut. Ia percaya penampilan melawan Arsenal tidak akan menjadi gambaran dari seluruh perjalanan Coventry di Premier League.
"Anda akan melihat lebih banyak dari kami. Arsenal akan mengalahkan banyak tim di sini," kata Lampard.
Pelatih berusia 48 tahun itu juga mengingatkan bahwa sejumlah tim mampu bertahan di Premier League setelah mengalami kekalahan dalam pertandingan pembuka. Karena itu, Coventry harus segera beradaptasi dan mengambil pelajaran dari pengalaman menghadapi Arsenal.
"Setiap pertandingan tidak akan terlihat seperti itu. Ini adalah tim Arsenal yang sedang mendapatkan dorongan dari posisi mereka," ujarnya.
Lampard Minta Dukungan Suporter Coventry
Selain pengalaman bertanding, Lampard juga menyoroti peran suporter Coventry. Menurutnya, dukungan penggemar menjadi salah satu kekuatan utama tim dalam menghadapi persaingan Premier League.
Coventry kembali ke kasta tertinggi setelah absen selama 25 tahun. Mereka juga melewati perjalanan panjang dari League Two sebelum akhirnya memenangkan Championship 2025/2026 dan mendapatkan tiket promosi ke Premier League musim ini.
Lampard menilai hubungan antara tim dan suporter menjadi modal penting untuk menghadapi musim yang panjang. Ia berharap para pemain terus memberikan segalanya di setiap pertandingan.
Coventry Hadapi Hull City pada Laga Berikutnya
Setelah menghadapi Arsenal, Coventry akan mendapat lawan yang lebih dekat dengan target mereka untuk bertahan di Premier League. The Sky Blues dijadwalkan menjamu sesama tim promosi, Hull City, pada 29 Agustus mendatang.
Pertandingan tersebut dinilai lebih relevan untuk mengukur peluang Coventry dalam persaingan menghindari degradasi. Lampard pun menyadari bahwa dukungan suporter di kandang akan sangat penting sejak awal musim.
Kekalahan dari Arsenal memang bukan awal yang ideal bagi Coventry. Namun, bagi Lampard, pengalaman menghadapi sang juara bertahan di Emirates bisa menjadi bekal berharga untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda