Dilansir dari The Athletic, kesepakatan tersebut memiliki biaya awal sebesar 95 juta euro dan bonus berdasarkan pencapaian hingga 5 juta euro. Bouaddi juga akan menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2031 bersama Manchester City.
Seperti yang dilaporkan sebelumnya pada bulan Juli, Manchester City berusaha keras mendapatkan Ayyoub Bouaddi. Pasalnya, pemain berusia 18 tahun itu juga diincar oleh Arsenal dan Manchester United.
Baca Juga :
Tijjani Reijnders Resmi Berseragam Al Qadsiah
Kedatangan Bouaddi menjadi bagian dari upaya Manchester City untuk merombak lini tengah. Pemain muda tersebut diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang untuk mengisi kekosongan setelah kepergian Rodri ke Barcelona, serta kepergian Bernardo Silva dan Tijjani Reijnders.
The Citizens juga sempat mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan nilai transfer £116 juta.
Bouaddi Bersinar di Piala Dunia 2026
Nama Ayyoub Bouaddi mulai mencuri perhatian setelah tampil impresif bersama timnas Maroko di Piala Dunia 2026. Sebelumnya Bouaddi sempat memperkuat timnas Prancis U-16 dan U-21. Sampai akhirnya ia memutuskan untuk mengubah pilihan kewarganegaraannya.
Ayyoub Bouaddi kemudian menjadi salah satu pemain penting di lini tengah Maroko dan membantu timnya melaju hingga perempat final Piala Dunia 2026.
Bouaddi Tumbuh dari Akademi Lille
Ayyoub Bouaddi merupakan produk akademi Lille. Pemain timnas Maroko itu mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda dalam sejarah klub yang menjalani debut senior, yakni pada usia 16 tahun tiga hari pada September 2023.
Pada musim 2025/2026, Bouaddi tampil dalam 42 pertandingan bersama Lille. Ia turut membantu klub finis di posisi ketiga Ligue 1 dan mengamankan tiket ke Liga Champions.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda