Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (Foto: AFP/Adrian Dennis)
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (Foto: AFP/Adrian Dennis)

Arsenal Cetak Sejarah Tapi Dihujat, Mikel Arteta: Nikmati Posisi Kita, Jangan Banyak Protes!

Alfa Mandalika • 16 April 2026 15:48
Ringkasnya gini..
  • Manajer Arsenal, Mikel Arteta, bereaksi keras terhadap kritik yang menghujani timnya meski baru saja mencetak sejarah di Liga Champions. Pelatih asal Spanyol tersebut meminta para pendukung untuk berhenti memberikan kritik dan mulai menikmati posisi klub yang tengah berada di jalur kesuksesan.
  • Arsenal berhasil mendapatkan satu tempat di semifinal Liga Champions usai bermain imbang pada leg kedua babak perempat final melawan Sporting CP, Kamis 16 April 2026 dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB).
  • Hasil imbang tersebut cukup bagi The Gunners untuk lolos dengan keunggulan agregat 1-0, setelah menang tipis pada leg pertama. Keberhasilan ini sekaligus menjadi catatan sejarah bagi Arsenal yang untuk pertama kalinya mampu menembus semifinal Liga Champions secara beruntun.
London: Manajer Arsenal, Mikel Arteta, bereaksi keras terhadap kritik yang menghujani timnya meski baru saja mencetak sejarah di Liga Champions. Pelatih asal Spanyol tersebut meminta para pendukung untuk berhenti memberikan kritik dan mulai menikmati posisi klub yang tengah berada di jalur kesuksesan.
 
Arsenal berhasil mendapatkan satu tempat di semifinal Liga Champions usai bermain imbang pada leg kedua babak perempat final melawan Sporting CP, Kamis 16 April 2026 dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB).
 
Hasil imbang tersebut cukup bagi The Gunners untuk lolos dengan keunggulan agregat 1-0, setelah menang tipis pada leg pertama. Keberhasilan ini sekaligus menjadi catatan sejarah bagi Arsenal yang untuk pertama kalinya mampu menembus semifinal Liga Champions secara beruntun.

Namun, capaian tersebut tidak lepas dari kritik yang diberikan oleh para penggemar. Pasalnya, dalam laga leg kedua kontra Sporting, Arsenal hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dan cenderung bermain defensive sepanjang pertandingan demi mengamankan keunggulan pada leg pertama. 
 
Mengutip laporan dari ESPN, Arteta merasa reaksi negatif terhadap performa timnya sangat tidak proporsional. Ia bahkan menganalogikan situasi saat ini dengan film dokumenter Amazon berjudul "All or Nothing". Menurutnya, jika melihat narasi kritik yang berkembang dalam 48 jam terakhir, orang akan salah mengira bahwa Arsenal berada di papan bawah, padahal kenyataannya mereka adalah semifinalis Liga Champions dan pemimpin klasemen Premier League. "Saya berharap kita bisa membuat film dokumenter Arsenal musim ini, dan kita bisa merekam 48 jam terakhir dan mengetahui semua yang telah dikatakan (tentang kita), tetapi (kemudian) kita menonton serialnya di bulan Juli, dan kemudian kita harus bertanya pada diri sendiri, kita menonton film-film itu dan berkata, 'Oke, dimana posisi Arsenal?,” ujar Arteta.
 
"Saya rasa kita semua akan mengatakan mereka berada di tiga terbawah (berdasarkan kritik). Jadi, apa yang sedang kita bicarakan, kawan-kawan? Silahkan, nikmati posisi kita sebagai klub saat ini," tambahnya.
 
Tuntutan untuk segera mengakhiri paceklik gelar selama enam tahun memang kian kencang, terutama setelah Arsenal gagal di Final Piala Carabao dan tersingkir dari Piala FA oleh tim divisi dua, Southampton. Namun bagi Arteta, pencapaian semifinal dua musim berturut-turut adalah bukti perkembangan besar bagi timnya.
 
"Jika seseorang tidak mau menikmatinya, ya sudah. Kami sangat menikmati ini, dan saya merasa sangat berterima kasih atas apa yang dilakukan para pemain serta pendukung kami," pungkasnya.
 
(Muhammad Zaidan Rizky)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan