Xabi Alonso dan Xhaka memiliki hubungan kerja yang kuat setelah menjalani dua musim bersama di Bayer Leverkusen. Kapten Timnas Swiss itu dinilai memiliki karakter kepemimpinan dan pengalaman yang dapat memberikan stabilitas tambahan bagi sektor tengah Chelsea dalam menghadapi kompetisi musim depan.
Dikutip dari berbagai sumber, pemain berusia 33 tahun tersebut tertarik dengan peluang kembali bermain di London. Namun, upaya Chelsea tidak akan berjalan mudah karena Sunderland belum memiliki keinginan untuk melepas sang pemain.
Xhaka sendiri masih terikat kontrak bersama Sunderland hingga Juni 2028, sehingga posisi The Black Cats dalam proses negosiasi relatif kuat.
Transfer Xhaka Tak Mudah
Sunderland memandang pemain berusia 33 tahun itu sebagai sosok penting yang sulit digantikan dalam skuad mereka. Sejak didatangkan dari Bayer Leverkusen pada musim panas lalu dengan nilai transfer sekitar 20 juta euro, gelandang asal Swiss tersebut langsung dipercaya mengenakan ban kapten.
Di bawah kepemimpinannya, Sunderland yang berstatus tim promosi mampu menutup musim di posisi ketujuh klasemen Premier League sekaligus mengamankan tiket menuju Liga Europa.
Kontribusi itu membuat posisinya di dalam tim dinilai memiliki nilai strategis, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Selain sikap tegas Sunderland yang enggan melepas pemainnya, Chelsea juga masih mempertimbangkan aspek finansial dalam proses negosiasi. Manajemen klub akan berhati-hati untuk mengeluarkan dana besar, terutama karena Xhaka akan berusia 34 tahun pada akhir tahun ini.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda