Angka 22 akan lama dikenang dalam sejarah Arsenal. Selama dua dekade lebih, The Gunners menyaksikan rival-rival mereka bergantian mengangkat trofi Premier League, sementara mereka sendiri hanya bisa menatap dari jauh. Hari ini, penantian itu berakhir.
Delapan Dekade Kejayaan
Dengan 14 gelar kasta tertinggi Liga Inggris, Arsenal hanya kalah dari Liverpool dan Manchester United yang masing-masing memiliki 20 gelar. Yang lebih luar biasa, tidak ada klub di dunia yang pernah memenangkan gelar liga di lebih banyak dekade berbeda daripada Arsenal, yakni delapan dekade, mulai dari tahun 1930-an hingga 2020-an.Catatan Unik
Ada satu catatan unik yang menyertai empat gelar Premier League Arsenal, setiap kali The Gunners menjuarai liga, mereka mengenakan jersey dengan sponsor berbeda, dan setiap kali pula, tim yang finis di posisi kedua juga berbeda.1997/98: JVC & Manchester United
2001/02: Sega/Dreamcast & Liverpool
2003/04: O2 & Chelsea
2025/26: Fly Emirates & Manchester City
18 Gol dari Sepak Pojok
Jika ada satu aspek permainan yang paling mendefinisikan Arsenal musim ini, itu adalah dominasi mereka dalam situasi bola mati, dan puncaknya adalah rekor gol dari sepak pojok yang sudah bertahan selama tiga dekade lebih.Baca Juga :
Arteta Guncang Liga Primer: Arsenal Juara, Win Rate Tertinggi dan Rekor Guardiola Terlewati
Arsenal mencetak 18 gol dari situasi sepak pojok musim ini, memecahkan rekor Premier League yang sebelumnya dipegang Oldham Athletic dengan 16 gol pada musim 1992/93, rekor yang bertahan selama 33 tahun.
Ironisnya, rekor lama itu sebenarnya sudah dipecahkan dua kali dalam musim yang sama, Tottenham Hotspur mencetak 17 gol dari sepak pojok, namun Arsenal melangkah lebih jauh lagi dengan 18.
Arsenal mencetak 28 dari total 68 gol liga musim ini lewat situasi bola mati, tiga lebih banyak dibanding tim mana pun di Premier League.
Tembok Kokoh David Raya
Di balik ketajaman lini serang Arsenal, ada tembok kokoh di bawah mistar gawang mereka, David Raya. Kiper asal Spanyol itu menutup musim ini dengan pencapaian yang menempatkannya dalam jajaran nama-nama terbesar dalam sejarah Premier League.
Dengan 19 clean sheet, Raya menyamai rekor terbanyak kiper Arsenal dalam satu musim Premier League, rekor yang sebelumnya dipegang legenda David Seaman pada 1993/94 dan 1998/99.
Jika ia mampu menambah satu nirbobol lagi di laga terakhir melawan Crystal Palace, Raya akan menjadi pemegang rekor tunggal.
Lebih dari itu, Raya juga meraih Golden Glove untuk musim ketiga berturut-turut setelah mencatat clean sheet ke-18 saat melawan West Ham.
Pencapaian ini menjadikannya kiper keempat dalam sejarah Premier League yang mampu meraih penghargaan tersebut tiga kali beruntun.
Raya kini hanya membutuhkan satu Golden Glove lagi musim depan untuk menyamai rekor sepanjang masa milik Petr Cech dan Joe Hart yang sama-sama mengoleksi empat penghargaan Golden Glove dalam karier Premier League mereka.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News