Chelsea telah menelan lima kekalahan beruntun di liga tanpa mencetak gol untuk pertama kalinya sejak November 1912. (Foto: chelseafc.com)
Chelsea telah menelan lima kekalahan beruntun di liga tanpa mencetak gol untuk pertama kalinya sejak November 1912. (Foto: chelseafc.com)

Chelsea Dipermalukan Brighton 0-3, Rosenior: Ini Soal Mental, Bukan Taktik

Alfa Mandalika • 22 April 2026 16:59
Ringkasnya gini..
  • Chelsea menderita kekalahan telak 0-3 dari Brighton yang memperpanjang rekor lima kekalahan beruntun tanpa mencetak gol.
  • Pelatih Liam Rosenior mengkritik keras mentalitas dan profesionalisme pemain setelah mereka kalah dominasi di hampir seluruh aspek permainan.
  • Kekalahan ini membuat posisi Chelsea di klasemen kian terpuruk dan memperkecil peluang mereka untuk lolos ke kualifikasi Liga Champions musim depan.
Brighton: Chelsea menelan kekalahan telak 0-3 dari Brighton pada laga lanjutan Liga Inggris 2025/26 di Stadion American Express, Rabu (22/4) dini hari WIB. Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, mengakui penampilan timnya malam itu tidak bisa dibela, bahkan untuk pertama kalinya ia mendengar sorakan kemarahan dari pendukung sendiri.
 
Kekalahan ini menjadi yang kelima beruntun bagi Chelsea tanpa sekalipun mencetak gol, catatan kelam yang belum pernah terjadi sejak tahun 1912. Dalam laga tersebut, Chelsea nyaris tidak mencatatkan satu pun tembakan ke arah gawang hingga menit ke-40.
 
Sorakan kemarahan dari tribun tamu mulai terdengar sejak Chelsea tertinggal 0-1. Laga berakhir dengan tiga gol tanpa balas, meninggalkan Rosenior dalam kondisi frustrasi di depan media.

“Itu tidak dapat diterima dalam setiap aspek permainan, tidak dapat diterima dari segi sikap. Saya selalu membela para pemain, tetapi penampilan malam ini tidak bisa dibela,” kata Rosenior dalam konferensi pers usai laga.
 
Rosenior menegaskan bahwa kekalahan malam itu bukan sekadar soal taktik, melainkan menyangkut mental dan karakter tim. Ia menyebut timnya kalah dalam 80 persen duel dan tidak memenangkan satu pun duel udara sepanjang pertandingan.
 
“Malam ini bukan soal taktik. Ini soal keinginan, semangat, keberanian, dan saya tidak melihat cukup dari itu. Ini soal tanggung jawab,” tegasnya.
 
Lebih lanjut, Rosenior mengakui bahwa hanya tiga hingga empat pemain dari sebelas yang tampil dengan sikap yang sesuai standar klub. Ia menyebut absennya profesionalisme sebagai sesuatu yang tidak bisa diterima di klub sekelas Chelsea.
 
“Saya merasa mati rasa karena begitu marah. Sesuatu harus berubah secara drastis sekarang juga. Profesionalisme tidak terlihat,” jelasnya.

Peluang Lolos Liga Champions Makin Tipis

Di klasemen Liga Inggris, Chelsea kini tertinggal tujuh poin dari Liverpool yang menempati posisi kelima, dengan The Blues bahkan sudah memainkan satu pertandingan lebih banyak. Kondisi ini membuat peluang Chelsea untuk lolos ke Liga Champions musim depan tampak semakin berat.
 
Pertanyaan pun muncul apakah pelatih, skuad, dan basis pendukung masih berada dalam satu frekuensi yang sama. Rosenior tidak membantah persepsi tersebut, mengakui bahwa rangkaian hasil buruk telah menggerus kepercayaan diri tim.
 
“Ada kurangnya semangat dan kepercayaan diri, yang bisa menimbulkan persepsi seperti itu. Saya tidak bisa membantahnya saat ini karena rentetan hasil kami memang tidak bisa diterima,” pungkas pelatih 41 tahun itu.
 
(Ahmad Raul)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan