Melalui unggahan Instagram Story pada Jumat, 23 Oktober 2026. Conte menjelaskan bahwa belum ada kesepakatan antara dirinya dan Manchester United.
"Nama saya telah dikaitkan dengan sejumlah klub, tetapi saat ini belum ada negosiasi yang mencapai tahap lanjutan," ujar Conte.
Mantan pelatih Chelsea dan Tottenham Hotspur itu mengatakan ingin beristirahat setelah menjalani periode sukses bersama Napoli. Ia juga menegaskan bahwa ia tidak ingin terburu-buru menentukan langkah berikutnya dalam karier kepelatihannya.
"Setelah menjalani periode yang luar biasa dan penuh kesuksesan bersama Napoli, saya akan meluangkan waktu yang diperlukan untuk mempertimbangkan bagaimana dan kapan saya akan kembali melatih," imbuhnya.
Conte Bantah Minta Gaji Tinggi di MU
Pelatih berusia 57 tahun itu juga menanggapi laporan media yang menyebut dirinya meminta gaji tinggi dan kendali penuh atas kebijakan transfer pemain.
"Saya telah membaca berbagai laporan mengenai tuntutan finansial dan permintaan kendali penuh yang konon sudah saya ajukan kepada klub-klub yang disebutkan. Ada pula kabar mengenai keberatan terhadap apa yang digambarkan sebagai 'kepribadian saya yang keras'," jelas Conte.
Conte menambahkan, pembicaraan mengenai persyaratan kerja baru akan dilakukan jika ada tawaran konkret dari klub yang berminat.
"Jika ada peluang konkret, saat itulah pembicaraan dengan klub terkait dapat dilakukan. Kami akan bersama-sama mempertimbangkan kesepakatan, dengan memperhatikan kebutuhan kedua belah pihak serta karakteristik dan pendekatan yang menjadi ciri khas saya sebagai pelatih," tegasnya.
Conte menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa berbagai kabar mengenai tuntutan dan masa depan kariernya masih sebatas spekulasi.
"Sampai saat itu tiba, segala asumsi mengenai tuntutan dan masa depan profesional saya tetap merupakan spekulasi dan tidak dapat dianggap sebagai fakta," pungkasnya.
Rekam Jejak Mentereng Antonio Conte
Pernyataan tersebut memperjelas bahwa spekulasi mengenai kemungkinan Conte menangani Man United belum mengarah pada kesepakatan. Meski tidak menutup peluang untuk kembali melatih, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut harus didasarkan pada kesepakatan yang sesuai bagi kedua pihak.
Conte tetap menjadi salah satu pelatih yang diminati klub-klub besar Eropa berkat rekam jejak prestasinya. Di Inggris, ia membawa Chelsea menjuarai Premier League pada musim 2016/2017 dan meraih trofi Piala FA. Ia kemudian menangani Tottenham Hotspur pada periode 2021 hingga 2023.
Di Italia, Conte sukses membawa Juventus, Inter Milan, dan Napoli menjuarai Serie A. Bersama Napoli, yang mulai ditanganinya pada 2024, ia mempersembahkan gelar Serie A pada musim pertamanya serta trofi Supercoppa Italiana.
Perjalanan Conte bersama Napoli berakhir pada Juni 2026 setelah kedua pihak sepakat berpisah secara baik-baik sebelum kontraknya berakhir.
(Ahmad Raul)