Ronaldo mengaku menyesali perbuatannya yang dipengaruhi emosi sesaat. Tapi, ia berjanji untuk kembali menjadi teladan bagi para pemain muda dan memberi contoh lewat sesi latihan di pusat latihan mereka di Carrington.
"Seperti yang selalu saya lakukan sepanjang karier saya, saya mencoba untuk hidup dan bermain dengan rasa hormat kepada kolega, lawan, dan pelatih saya. Itu belum berubah. Saya belum berubah," tulis Ronaldo di Instagram pribadinya.
"Saya adalah orang yang sama dan profesional yang sama dalam 20 tahun saya bermain sepak bola, dan hormat selalu memainkan peran penting dalam proses pengambilan keputusan saya," imbuhnya.

"Saya memulai ketika masih sangat muda, para pemain yang lebih tua dan berpengalaman selalu sangat penting bagi saya. Karena itu, saya selalu mencoba menjadi contoh bagi para pemain muda yang bertumbuh di setiap tim yang saya bela," lanjutnya.
"Sayangnya, hal tersebut tak selalu terjadi dan terkadang emosi sesaat mengambil alih. Sekarang, saya hanya merasa perlu terus bekerja keras di Carrington, mendukung rekan-rekan saya dan siap untuk segalanya ketika nama saya dipanggil," tegasnya.
"Menyerah kepada tekanan bukanlah opsi. Tidak pernah. Ini adalah Manchester United, dan kami harus bersatu. Kami akan bersama lagi," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News