Namun pelatih Chelsea, Xabi Alonso, mengaku tak khawatir dengan absennya Joao Pedro karena memiliki Danny Welbeck. Sebagai penyerang, Welbeck dinilai memiliki kemampuan menghubungkan permainan, mencari ruang, menciptakan ancaman di depan gawang, dan bisa membaca situasi yang membuatnya berbahaya ketika berada di area pertahanan lawan.
Alonso menilai, kekuatan Welbeck tidak hanya terletak pada kemampuannya mencetak gol, tetapi juga pada kontribusinya dalam membangun serangan bersama rekan-rekan setim. Pergerakan dan pemilihan posisi yang tepat menjadi aspek penting yang membuat sang striker mampu memberikan dampak bagi timnya.
Alonso Soroti Kemampuan Welbeck di Lini Depan
Dalam pandangannya, Alonso menilai Welbeck memiliki kemampuan yang baik ketika bermain di antara bek tengah lawan. Posisi tersebut memungkinkan sang striker menjadi titik tumpu serangan sekaligus membuka peluang bagi pemain lain untuk terlibat dalam permainan. “Danny bagus ketika berada di antara bek-bek tengah. Dia juga bagus dalam menghubungkan permainan dengan para pemain di sekitarnya sebagai titik referensi, terutama ketika rekan-rekannya memberikan dukungan,” ujar Alonso.Kemampuan seperti ini menjadi modal penting bagi seorang striker, terutama ketika menghadapi lawan yang bermain dengan garis pertahanan rapat. Kehadiran penyerang yang mampu menahan bola dan bekerja sama dengan pemain lain dapat membuka ruang untuk membangun serangan yang lebih efektif.
Kecerdasan Membaca Ruang Jadi Senjata Welbeck
Selain kemampuannya menghubungkan permainan, Alonso juga menyoroti kecerdasan Welbeck dalam mencari posisi yang tepat ketika mendekati kotak penalti. Menurutnya, Welbeck mampu menjadi ancaman gol karena memahami ruang yang harus ditempatinya untuk mendapatkan peluang terbaik.“Ketika berada dekat kotak penalti, dia menjadi ancaman gol karena memiliki kecerdasan untuk menemukan posisi yang tepat. Kami perlu mencapai area-area tempat dia bisa memberikan kontribusi paling produktif. Itulah kualitas terbaik Danny,” kata Alonso.