Jose Mourinho mengaku hampir gantikan Sir Alex Ferguson sebagai pelatih Manchester United. (Instagram resmi Jose Mourinho)
Jose Mourinho mengaku hampir gantikan Sir Alex Ferguson sebagai pelatih Manchester United. (Instagram resmi Jose Mourinho)

Mourinho Pernah Sepakat Gantikan Sir Alex di MU, Kenapa Batal?

Kautsar Halim • 10 Agustus 2026 11:06
Ringkasnya gini..
  • Jose Mourinho mengungkap pernah meneken kontrak dengan Manchester United untuk menggantikan Sir Alex Ferguson setelah pelatih legendaris itu pensiun pada 2013.
  • Mourinho membatalkan kesepakatan tersebut dan memilih kembali ke Chelsea karena merasa memiliki ikatan emosional kuat dengan klub London tersebut.
  • Sir Alex Ferguson mengaku kecewa, tetapi memahami keputusan Mourinho yang disebut diambil berdasarkan hati. Mourinho akhirnya baru menjadi manajer Manchester United pada 2016.
Jakarta: Jose Mourinho membuat pengakuan mengejutkan mengenai Manchester United. Pelatih asal Portugal itu mengungkapkan bahwa dirinya pernah menandatangani kontrak untuk menggantikan Sir Alex Ferguson sebagai manajer Setan Merah pada 2013.
 
Namun, Mourinho akhirnya membatalkan kesepakatan tersebut dan memilih kembali ke Chelsea. Pengakuan itu disampaikan dalam film dokumenter Netflix berjudul "Mourinho" yang mengisahkan perjalanan hidup dan kariernya.
 
Kisah tersebut terjadi setelah Mourinho meninggalkan Real Madrid pada 2013. Pada periode yang sama, Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun setelah membawa Manchester United meraih gelar Premier League ke-13.
 

Mourinho Sudah Teken Kontrak dengan Manchester United


Dalam film dokumenter tersebut, Mourinho mengungkap bahwa dirinya telah mencapai kesepakatan dengan Manchester United untuk mengambil alih posisi Ferguson.

"Saat meninggalkan Real Madrid, saya menandatangani kontrak dengan Manchester United untuk pergi ke Manchester United setelah Sir Alex," kata Mourinho.
 
Mourinho mengaku tersanjung dengan kesempatan tersebut. Menurutnya, Manchester United merupakan salah satu klub terbesar di dunia dan memiliki daya tarik luar biasa.
 
"Saya tentu saja sangat tersanjung karena Manchester United memiliki daya tarik yang luar biasa," ujar Mourinho.
 
Ia bahkan menyebut Manchester United berada sangat dekat dengan Real Madrid dalam hal status sebagai klub terbesar di dunia. 
 
Namun, ada satu hal yang kemudian mengubah keputusan Mourinho.
 

Mourinho Pilih Chelsea karena Alasan Hati


Mourinho mengaku bahwa setelah meninggalkan Real Madrid, dirinya membutuhkan tempat yang membuatnya merasa benar-benar dicintai.
 
Menurutnya, kecintaan terhadap sebuah klub bisa lebih kuat daripada sekadar kecintaan terhadap sepak bola.
 
"Satu hal adalah kecintaan terhadap sepak bola, dan hal lainnya adalah kecintaan terhadap klub tertentu," kata Mourinho.
 
"Saya pikir, ini lebih kuat daripada kecintaan terhadap sepak bola. Dan, pada dasarnya, setelah Real Madrid, saya membutuhkan perasaan bahwa saya dicintai," imbuhnya.
 
Perasaan tersebut akhirnya membuat Mourinho mengubah keputusan dan memilih kembali ke Chelsea, klub yang sudah memiliki ikatan emosional kuat dengannya.
 

Sir Alex Ferguson: Mourinho Menelepon Sambil Menangis


Sir Alex Ferguson juga tampil dalam dokumenter tersebut dan mengungkap bagaimana keputusan Mourinho berubah dalam waktu singkat.
 
Ferguson mengaku awalnya yakin Mourinho akan menerima pekerjaan sebagai penerusnya di Manchester United. Namun, pada suatu malam, Mourinho meneleponnya.
 
"Awal malam itu, dia menelepon saya dan dia menangis," ujar Ferguson.
 
Menurut Ferguson, Mourinho mengatakan dirinya tidak bisa melanjutkan rencana tersebut karena sudah memberikan janji kepada Chelsea.
 
"Alex, saya tidak bisa melakukannya. Saya sudah memberikan kata-kata saya kepada Chelsea, dan saya tidak akan mengingkari janji saya," kata Mourinho seperti diceritakan Ferguson.
 
Ferguson mengaku memahami alasan Mourinho, meski tetap merasa kecewa karena kesempatan tersebut akhirnya batal.
 

Mourinho Kembali ke Chelsea dan Raih Gelar Premier League


Keputusan Mourinho kembali ke Chelsea kemudian menghasilkan periode sukses lainnya.
 
Sebelum meninggalkan Chelsea pada 2007, Mourinho sudah membawa klub London tersebut meraih dua gelar Premier League, satu Piala FA, dan dua Piala Liga.
 
Ia kemudian kembali ke Stamford Bridge pada 2013 setelah meninggalkan Real Madrid.
 
Pada periode keduanya, Mourinho kembali membawa Chelsea menjadi juara Premier League dan memenangkan Piala Liga sebelum akhirnya dipecat pada Desember 2015.
 
Keputusan tersebut juga membuat Mourinho tidak pernah menjadi penerus langsung Ferguson di Old Trafford.
 
Manchester United kemudian menunjuk David Moyes sebagai pengganti Ferguson. Namun, Moyes hanya bertahan sekitar 10 bulan sebelum kehilangan pekerjaannya.
 
Mourinho baru menangani Manchester United pada 2016 dan menghabiskan sekitar dua setengah tahun di klub tersebut.
 

Mourinho Tak Menyesal Tolak Manchester United pada 2013


Meski kehilangan kesempatan menjadi penerus Ferguson, Mourinho menegaskan tidak menyesali keputusan yang dibuatnya pada 2013.
 
Menurutnya, pilihan untuk kembali ke Chelsea merupakan keputusan yang diambil berdasarkan perasaan.
 
"Bagiku, kehilangan kesempatan menjadi pelatih yang menggantikan Sir Alex Ferguson adalah sesuatu yang dramatis, tetapi saya tidak menyesal karena itu adalah keputusan yang saya buat dengan hati," kata Mourinho.
 
Ia juga menyadari kembali ke Chelsea membawa tanggung jawab besar karena kesuksesan pada periode pertamanya telah menjadi bagian dari sejarah klub.
 
"Saya kembali dengan perasaan, ya, saya pulang, tetapi dengan tanggung jawab besar karena apa yang saya lakukan sebelumnya adalah sejarah, dan Anda tidak ingin menghancurkan warisan Anda," ujarnya.
 

Bagaimana Jika Mourinho Gantikan Ferguson?


Pengakuan Mourinho tersebut kembali membuka salah satu pertanyaan terbesar dalam sejarah modern Manchester United.
 
Bagaimana jadinya jika Mourinho benar-benar mengambil alih Old Trafford pada 2013?
 
Pada akhirnya, skenario tersebut tidak pernah terjadi. Mourinho memilih Chelsea, sementara Manchester United memulai era pasca-Ferguson bersama Moyes.
 
Mourinho kemudian baru menjadi manajer Manchester United tiga tahun berselang. Ia membawa Setan Merah meraih Piala Liga dan Liga Europa, serta finis sebagai runner-up Premier League pada musim 2017/18.
 
Kini, Mourinho kembali menangani Real Madrid. Ia akan memulai pertandingan La Liga musim 2026/27 dengan menghadapi Espanyol pada 22 Agustus.
 
Cerita yang terungkap dalam film dokumenter tersebut pun menjadi pengingat bahwa sejarah Manchester United bisa saja memiliki wajah yang sangat berbeda jika Mourinho tidak memilih mengikuti kata hatinya untuk kembali ke Chelsea pada 2013.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan