Minggu lalu Tottenham harus kembali terpuruk setelah bermain imbang 2-2 melawan Brighton & Hove Albion di kandang sendiri. Gol penyeimbang di menit akhir membuat Spurs memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi 15 pertandingan di Premier League.
Hasil tersebut membuat Tottenham masih tertahan di zona degradasi. Namun, mereka hanya terpaut dua poin dari zona aman setelah West Ham United yang berada di posisi ke-17 bermain imbang dengan Crystal Palace.
Mengutip laporan ESPN, De Zerbi menilai laga melawan Wolves di hari Sabtu ini akan berjalan sulit. Pasalnya, lawan sudah dipastikan tidak memiliki tekanan dalam pertandingan tersebut karena sudah dipastikan terdegradasi dari Premier League.
"Ini pertandingan yang sulit karena mereka tidak punya apa-apa untuk dipertaruhkan. Ini pertandingan penting bagi kami, tentu saja, tetapi kami harus mampu bermain tanpa terlalu banyak tekanan," ujar De Zerbi.
Ia juga membantah anggapan bahwa para pemainnya kehilangan komitmen di tengah rentetan hasil buruk yang terus diterima. Menurutnya, skuad Spurs tetap menunjukkan komitmen tinggi.
"Terkadang ketika sebuah tim kalah terlalu banyak pertandingan, rumor dan perilaku yang beredar tidak menyenangkan dan orang-orang membicarakan pemain-pemain yang kurang serius, tetapi tidak, dalam kasus ini tidak seperti itu. Saya menemukan pemain-pemain bagus, orang-orang baik, pemain-pemain serius dan mereka mengikuti saya. Mereka percaya pada kata-kata saya karena saya mampu mengenali tatapan mata para pemain,” tegasnya.
De Zerbi juga menekankan bahwa timnya harus mulai fokus untuk meraih kemenangan di sisa laga akhir musim demi mengubah situasi saat ini. Ia percaya satu hasil positif dapat menjadi titik balik bagi Spurs dalam upaya keluar dari ancaman degradasi.
"Kita harus menjalani setiap bagian hari dengan menantikan kemenangan dan mempersiapkan diri untuk kemenangan karena saya pikir dengan kemenangan kita bisa mengubah bagian musim ini,” pungkasnya.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News