Sebelumnya, harapan Arsenal untuk memperlebar jarak di puncak klasemen harus pupus setelah kalah 1-2 dari Bournemouth di Stadion Emirates, Sabtu 11 April. Hasil Arsenal vs Bournemouth itu membuat The Gunners gagal menjauh hingga 12 poin dan membuka peluang besar bagi City untuk memangkas selisih di klasemen Premier League terbaru.
Mengutip laporan ESPN, Guardiola optimistis timnya mampu menyapu bersih delapan pertandingan tersisa, termasuk laga penting melawan Chelsea. Ia menilai, pengalaman juara yang dimiliki The Citizens bakal jadi pembeda dalam perburuan gelar musim ini.
"Anda harus memenangkan setiap pertandingan, dan kami telah melakukannya di masa lalu. Jadi, kami bisa melakukannya lagi dan kami tahu persis apa yang harus dilakukan," ujar Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan bahwa posisi City yang saat ini berada di peringkat kedua justru memberi motivasi tambahan untuk terus menekan Arsenal.
"Kami tidak berada di peringkat ketujuh atau kedelapan. Kami di posisi kedua dan sedang berjuang. Untuk menjadi juara, Anda harus tampil konsisten setiap tiga hari sekali," ungkap Guardiola.
Meski mengakui performa timnya belum sepenuhnya maksimal sepanjang musim, Guardiola tetap percaya peluang meraih dua gelar masih terbuka lebar. Selain memburu trofi Premier League, Manchester City juga sedang menatap semifinal Piala FA melawan Southampton pada akhir April.
Dengan pengalaman menyapu sembilan kemenangan beruntun untuk mengunci gelar musim 2023/2024, Manchester City kini berada di jalur yang sama untuk kembali menciptakan akhir musim yang sempurna. (Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News