PSIM vs Persija. (Foto: Dok. Ileague.id)
PSIM vs Persija. (Foto: Dok. Ileague.id)

Persija Ditahan PSIM 1-1, Mauricio Souza Soroti Banyak Peluang Terbuang

Alfa Mandalika • 23 April 2026 12:07
Ringkasnya gini..
  • Laju kemenangan Persija terhenti saat menghadapi PSIM pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/26 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (22/4) sore. Macan Kemayoran mengakhiri laga dengan skor 1-1.
  • PSIM berhasil mencetak gol lebih dulu ke gawang Persija saat pertandingan baru berjalan empat menit. Berawal dari kegagalan menahan serangan balik, gawang Carlos Eduardo dibobol oleh Norberto Ezequiel Vidal.
  • Persija mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-20 lewat eksekusi penalti Allano Lima. Sebelumnya, Allano dilanggar di depan gawang yang berujung pada penalti untuk Persija.
Gianyar: Laju kemenangan Persija terhenti saat menghadapi PSIM pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/26 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (22/4) sore. Macan Kemayoran mengakhiri laga dengan skor 1-1.
 
PSIM berhasil mencetak gol lebih dulu ke gawang Persija saat pertandingan baru berjalan empat menit. Berawal dari kegagalan menahan serangan balik, gawang Carlos Eduardo dibobol oleh Norberto Ezequiel Vidal.
 
Persija mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-20 lewat eksekusi penalti Allano Lima. Sebelumnya, Allano dilanggar di depan gawang yang berujung pada penalti untuk Persija.
 
Persija sebenarnya berpeluang membalikkan kedudukan melalui penalti kembali. Namun, eksekusi Emaxwell Souza gagal berbuah gol. Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.

Di babak kedua, Persija terus melancarkan serangan ke pertahanan tuan rumah. Peluang demi peluang tercipta, mulai dari sundulan Gustavo Almeida, sepakan keras Jean Mota, hingga tendangan Bruno Tubarão. Namun, gol tambahan tak kunjung hadir, baik dari Persija maupun PSIM, sehingga laga berakhir imbang 1-1.

Respons pelatih Persija

Pelatih Persija, Mauricio Souza, memberikan komentarnya. “Saya lihat pertandingan tadi, lawan hanya punya tiga peluang ke gawang kami dan bisa mencetak satu gol. Sementara kami punya 25 kesempatan untuk mencetak gol, lalu kami juga memiliki satu penalti yang gagal. Saya selalu mengatakan bahwa kalau kalah itu tanggung jawab bersama dan kalau menang juga kemenangan bersama."
 
"Kami sudah membahas kualitas PSIM yang memiliki kemampuan teknis tinggi. Kami sempat melakukan satu kesalahan di lini tengah yang kemudian dimanfaatkan lawan untuk melancarkan serangan balik. Saya akui gol tersebut tentu merugikan bagi kami. Namun demikian, saya melihat tim mampu bangkit dengan baik. Di babak pertama, kami berhasil menyamakan kedudukan. Kami pun sempat mendapatkan peluang melalui penalti, meski belum berhasil dimaksimalkan. Di sisi lain, lawan tidak mampu lagi menembus pertahanan kami hingga akhir pertandingan,” ucap Mauricio.
 
Soal banyaknya peluang yang tak bisa dikonversi menjadi gol, ia pun berkomentar. “Kami tetap harus mampu mencetak gol. Percuma jika sudah banyak menekan pertahanan lawan, tetapi tidak berbuah gol. Sebagai pelatih, saya bisa mengontrol apa yang harus dilakukan di lapangan,” ujarnya lagi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan