Ilustrasi
Ilustrasi

Super League 2025/26

Hasil Super League: Borneo Kalahkan Madura dan Terus Kejar Persib di Puncak Klasemen

Rizki Yanuardi • 05 April 2026 23:01
Ringkasnya gini..
  • Kemenangan membuat Pesut Etam terus menjaga harapan meraih gelar juara BRI Super League musim ini dengan delapan pertandingan masih tersisa.
  • Sementara kekalahan Madura United kian memperparah situasi mereka di papan klasemen. Sappe Kerab terperosok ke zona degradasi dengan koleksi 20 poin di posisi ke-16, tertinggal satu angka dari Persis Solo yang berada di batas aman.
  • Pesut Etam berjarak empat poin dengan pemuncak klasmen Persib Bandung.
Pamekasan: Borneo FC sukses mencuri poin penuh saat bertandang ke markas Madura United dalam lanjutan pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Minggu 5 April 2026 malam WIB. Pesut Etam menang 1-3 dan terus mengejar Persib di puncak klasemen.
 
Kemenangan membuat Pesut Etam terus menjaga harapan meraih gelar juara BRI Super League musim ini dengan delapan pertandingan masih tersisa.
 
Sementara kekalahan Madura United kian memperparah situasi mereka di papan klasemen. Sappe Kerab terperosok ke zona degradasi dengan koleksi 20 poin di posisi ke-16, tertinggal satu angka dari Persis Solo yang berada di batas aman.

Jalannya Laga

Borneo langsung mengambil inisiatif sejak peluit awal berbunyi. Hanya tiga menit laga berjalan, Mariano Peralta berhasil melewati penjagaan bek kanan Madura United, Novan Setya.

Pemain asal Argentina itu kemudian melepas umpan mendatar yang presisi ke area kotak penalti, di mana Koldo Obieta berdiri tanpa kawalan. Obieta dengan mudah menyentuh bola dan membawa Borneo FC unggul cepat 1-0.
 
Tertinggal sejak menit awal, Madura United mulai menggempur balik pertahanan tim tamu. Sappe Kerab dua kali memperoleh peluang emas melalui tendangan jarak jauh untuk menyeimbangkan skor, namun kiper Borneo, Nadeo Argawinata, berhasil mematahkan kedua upaya tersebut.
 
Keseimbangan skor terwujud melalui situasi tak terduga. Sebuah sepak pojok terukur Madura United mengirim bola ke kotak penalti, dan ketika Nduwarugira berusaha membuang bola, tendangannya justru meluncur masuk ke gawangnya sendiri.
 
Gol bunuh diri tersebut menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor bertahan imbang hingga wasit meniup peluit jeda.
 
Borneo keluar dari ruang ganti dengan tekad menyerang. Pada menit ke-61, kemelut di kotak penalti Madura United dimanfaatkan dengan baik oleh Obieta. 
 
Pemain asal Spanyol itu menyambut bola kacau dengan tandukan terarah ke sudut jauh gawang yang tidak terjangkau kiper. Obieta pun mencetak brace dan membawa Borneo FC kembali unggul 2-1.
 
Madura United berusaha keras kembali menyamakan kedudukan. Pada menit ke-80, Lulinha mendapat ruang tembak dan melepaskan sepakan keras, namun Nadeo kembali menepis bola dengan sempurna.
 
Pesut Etam kemudian menutup laga secara dramatis. Memasuki injury time, Mariano Peralta memenangkan duel satu lawan satu melawan bek Madura United. Dengan kecepatan dan ketenangan yang memukau, ia melesatkan bola ke sudut bawah gawang yang tidak dapat dijangkau kiper Diky Indriyana.
 
Gol ketiga Borneo FC itu memastikan kemenangan 3-1 sekaligus mengakhiri segala perlawanan tuan rumah.
 
Susunan pemain kedua tim:
 
Madura United: Dicky, Sasongko (Giovani 67’), Monteiro, Rusadi, Ruxi, Palic, Muslihuddin (Goncalves Junior 55’), Nufiandani (Alesandro 55’), Wehrmann (Afrisal 80’), Lulinha, Brandão (Riquelme 67’).
 
Borneo FC: Nadeo Argawinata, Alfharezzi (Redzuan 72’), Cleylton, Nduwarugira, Caxambu (Ardi Idrus 82’), Felipe Villa (Astina 84’), Rivaldo Enero, Hirose, Ikhsan Zikrak (Teguh Putra 46’), Obieta (Anez 72’), Peralta.
 
(Ahmad Raul)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RIZ)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan