Dua hari sebelum pertandingan, tepatnya Jumat 10 April, para pemain Dewa United menggelar sesi latihan di Stadion Soa Raha, Ternate. Sesi ini terasa istimewa karena mereka tidak hanya fokus pada persiapan taktik, tetapi juga membuka ruang kebersamaan dengan anak-anak setempat.
Suasana hangat langsung terasa sejak awal. Para pemain mengajak anak-anak ikut bergerak bersama, mulai dari berlari, bercanda, hingga bermain bola tanpa sekat.
Momen ini bukan aktivitas biasa. Tawa lepas dan senyum anak-anak Ternate menciptakan energi berbeda di lapangan. Kehangatan itu seolah menghapus jarak antara pemain profesional dan mimpi-mimpi kecil yang sedang tumbuh.
Pelatih Jan Olde Riekerink turut terlibat langsung. Ia memimpin sesi ringan dengan penuh antusias, memberikan instruksi dasar hingga pemanasan sederhana kepada anak-anak yang tampak menikmati pengalaman tersebut.
.jpg)
Kebersamaan semakin terasa saat digelar pertandingan santai 10 lawan 10. Laga itu berlangsung meriah dan penuh tawa. Sorak sorai pecah setiap kali anak-anak berhasil mencetak gol ke gawang para pemain Dewa United.
Bagi anak-anak Ternate, momen ini menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Mereka berkesempatan berinteraksi langsung dengan pemain idola seperti Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, hingga Ivar Jenner yang selama ini hanya mereka saksikan dari layar kaca.
Beberapa di antara mereka tampak percaya diri menunjukkan kemampuan terbaik. Pengalaman sederhana ini bisa menjadi awal tumbuhnya mimpi besar di dunia sepak bola.
Dalam unggahan resminya, Dewa United berharap kegiatan tersebut memberi dampak positif bagi generasi muda. Kebersamaan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi anak-anak Ternate untuk terus mengejar impian mereka.
Di tengah ketatnya persaingan liga, momen seperti ini mengingatkan bahwa sepak bola bukan hanya soal hasil pertandingan. Ada nilai kebersamaan, inspirasi, dan kebahagiaan yang ikut tumbuh di dalamnya.
Kini, fokus Dewa United kembali ke pertandingan melawan Malut United. Laga diprediksi berlangsung sengit, tetapi mereka telah lebih dulu meninggalkan kesan hangat di Ternate. (Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News