Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Persebaya mencoba mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Green Force mengandalkan pergerakan Miguel Pereira dan Ramadhan Sananta untuk membongkar pertahanan rapat PSMS.
Persebaya sempat meminta hadiah penalti pada menit kedelapan setelah Miguel Pereira terjatuh di dalam kotak terlarang. Namun, wasit Yudi Nurcahya menilai tidak terjadi pelanggaran dan memutuskan pertandingan tetap dilanjutkan.
Persebaya Kesulitan Menembus Pertahanan PSMS
Meski lebih aktif menyerang, Persebaya belum mampu menciptakan banyak peluang bersih. PSMS tampil disiplin dengan menjaga jarak antarlini dan menutup ruang di sekitar kotak penalti.
Peluang Persebaya datang pada menit ke-20 melalui situasi bola mati. Diogo Ramalho mengirimkan sepak pojok ke area pertahanan PSMS, tetapi sundulan Koko Ari masih melambung di atas gawang Muhammad Natshir.
PSMS tidak hanya bertahan. Ayam Kinantan beberapa kali mencoba mengancam melalui serangan cepat dan bola-bola langsung ke lini depan.
Pada menit ke-37, Raihan Utama menyambut umpan lambung dari sisi kiri pertahanan Persebaya. Namun, sundulannya masih terlalu lemah dan dapat diamankan dengan mudah oleh penjaga gawang Reza Arya Pratama.
Daniel Barrow juga mencoba peruntungannya lewat tendangan keras. Reza Arya kembali tampil sigap dan berhasil menangkap bola dengan baik sehingga gawang Persebaya tetap aman.
Sundulan Yuran Fernandes Pecahkan Kebuntuan
Ketika babak pertama tampak akan berakhir tanpa gol, Yuran Fernandes muncul sebagai pembeda. Bek asal Tanjung Verde tersebut membawa Persebaya unggul pada menit 45+1.
Gol bermula dari sepak pojok yang dilepaskan Diogo Ramalho. Yuran memenangkan duel udara di dalam kotak penalti sebelum mengarahkan sundulan yang gagal dihentikan Muhammad Natshir. Persebaya pun memimpin 1-0 menjelang turun minum.
Gol itu menjadi hasil dari kesabaran Persebaya dalam mencari celah di pertahanan PSMS. Situasi bola mati kembali menjadi senjata penting bagi pasukan Bernardo Tavares dalam pertandingan yang berjalan cukup ketat.
PSMS berusaha memberikan respons dalam waktu singkat yang tersisa. Namun, pertahanan Persebaya mampu menjaga keunggulan hingga wasit meniup peluit berakhirnya babak pertama.
Skor 1-0 untuk Persebaya bertahan saat kedua tim memasuki ruang ganti.
Persebaya Berpeluang Lanjutkan Tren Kemenangan
Keunggulan sementara tersebut menempatkan Persebaya dalam posisi bagus untuk memburu kemenangan kedua di Grup B. Pada pertandingan pertama, Green Force mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-0. Sementara itu, PSMS mengawali turnamen dengan kekalahan 0-2 dari Port FC.
Meski demikian, pertandingan masih menyisakan satu babak. Persebaya perlu menjaga konsentrasi agar tidak kehilangan keunggulan, sedangkan PSMS diperkirakan tampil lebih berani untuk mengejar gol penyeimbang.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda