Ilustrasi by medcom.id
Ilustrasi by medcom.id

Calon Striker Madura United Diuntungkan dengan Penundaan Kompetisi

Olahraga liga 1 indonesia Madura United
Kautsar Halim • 02 Oktober 2020 20:07
Jakarta: Penundaan lanjutan Liga 1 Indonesia 2020 menjadi berkah tersendiri bagi calon striker Madura United, Bruno Lopes. Sebab dengan begitu, dia jadi punya waktu lebih lama untuk beradaptasi dengan klub.
 
"Kalau sudah terbangun adaptasinya tentu tidak akan jadi masalah," ujar Bruno seperti dikutip dalam laman resmi klub, Jumat (2/10/2020).
 
Bruno Lopes merupakan pemain asing yang akan direkrut Madura United untuk mengarungi lanjutan Liga 1. Dia diboyong untuk menggantikan Emmanuel Oti Essigba yang mundur karena tak mencapai kesepakatan kontrak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan penyerang Persija Jakarta itu diproyeksikan menjadi rekan duet bersama Bruno Matos. Namun kompetisi yang seharusnya bergulir sejak Kamis, malah ditunda akibat tidak mendapat izin keramaian dari kepolisian.
 
Bruno mengatakan, keputusan penundaan yang menjadi polemik bakal dimanfaatkannya untuk mengenal karakter permainan Madura United.
 
"Tapi, saya juga butuh bantuan teman-teman di sini agar bisa membantu percepatan itu. Saya yakin tidak ada masalah," katanya.
 
Sementara itu, pelatih Madura United Rahmad Darmawan mengatakan setidaknya ada hal yang bisa dipetik dari penundaan kompetisi, meskipun dia sendiri kecewa. Salah satunya untuk mengembalikan kondisi kebugaran Bruno dan menyatukan visi dengan para pemain lain.
 
"Tentu, saya yakin akan selalu ada hikmah di balik kejadian apapun itu. Mungkin salah satunya itu, seperti yang ditunda sebelumnya, semuanya bisa punya waktu panjang berkumpul dengan keluarga," kata pelatih yang biasa disapa RD tersebut.
 
Pelatih yang pernah membesut tim nasional Indonesia ini berharap penundaan kompetisi tidak terlalu lama karena akan berdampak ke berbagai aspek. Dia lantas membandingkan situasi sepak bola Tanah Air dengan di luar negeri.
 
“Saya suka tantangan orangnya. Kalau boleh memilih, iya saya sebenarnya lebih senang kalau kompetisi berjalan sesuai dengan rencana. Banyak di negara-negara lain yang grafik covid-19 juga tinggi tapi tetap bisa menggelar kompetisi," tutur RD.
 


 
(KAH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif