Situasi kericuhan antara suporter Arema FC dengan aparat keamanan. AFP Photo/STR
Situasi kericuhan antara suporter Arema FC dengan aparat keamanan. AFP Photo/STR

Segambreng Ancaman Sanksi FIFA Buntut Tragedi Kanjuruhan, Sepak Bola Indonesia Tamat?

Adri Prima • 04 Oktober 2022 12:09
Jakarta: Sebanyak 130 orang tewas dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema vs Persebaya, tanggal 1 Oktober 2022 lalu. Insiden ini menjadi tragedi kelam sepak bola Indonesia yang tentunya membuat PSSI terancam sanksi berat dari federasi sepak bola dunia, FIFA
 
Ancaman sanksi FIFA tidak hanya satu atau dua hukuman saja. Namun setidaknya ada beberapa poin sanksi yang menanti. Jika benar, tentunya situasi ini akan membuat industri sepak bola nasional bakal tamat. 
 
Beberapa pelanggaran berat yang menyalahi aturan FIFA di tragedi Kanjuruhan, salah satunya adalah penggunaan gas air mata. Hal tersebut bertentangan dengan kode keamanan FIFA (Pasal 19b) yang berbunyi; Senjata atau gas pengendali massa tidak boleh dibawa atau digunakan."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


<i>Segambreng</i> Ancaman Sanksi FIFA Buntut Tragedi Kanjuruhan, Sepak Bola Indonesia Tamat?
 
Mengacu pada kesalahan prosedur serta tingginya jumlah korban jiwa. Bukan tidak mungkin FIFA akan menjatuhkan sanksi berat terhadap PSSI. Berikut 5 ancaman sanksi FIFA buntut dari tragedi Kanjuruhan:

1. Pertandingan Liga Indonesia dibekukan 8 tahun


Ancaman pertama yang kemungkinan diterima yaitu semua kompetisi atau Liga Indonesia bakal dibebukan selama 8 tahun. Situasi ini tentunya akan merugikan seluruh stakeholders mulai dari pemain, wasit, hingga para pelaku ekonomi yang bersentuhan dengan industri sepakbola. 

2. Keanggotaan Indonesia di FIFA dicabut


Sanksi untuk PSSI dikeluarkan FIFA lewat dokumen FIFA pada 30 Mei 2015 yang ditandatangani Sekjen FIFA Jerome Valcke. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa keanggotaan Indonesia di FIFA dicabut atas hasil rapat Komite Eksekutifnya di Zurich, Swiss.
 
FIFA menjatuhkan sanksi karena menilai pemerintah Indonesia melakukan pelanggaran karena intervensi yang merupakan pelanggaran atas Pasal 13 dan 17 dari Statuta FIFA.

3. Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20


Jatah Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 terancam dibatalkan oleh FIFA dengan alasan keamanan. Indonesia diagendakan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang akan digelar 20 Mei hingga 11 Juli 2022.

4. Timnas Indonesia dilarang tampil di ajang resmi FIFA 


Timnas Indonesia juga bakal dilarang tampil di semua kompetisi resmi FIFA. Sanksi ini berlaku untuk timnas senior maupun timnas level usia junior. 

5.  Klub Indonesia dilarang tampil di Liga Champions Asia


Klub Indonesia juga dirugikan akibat hukuman larangan tampil di kompetisi antarklub Asia seperti Liga Champions Asia. Artinya, peluang klub untuk mengejar prestasi di level Asia juga terkubur sudah.
 
(PRI)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif