Manajer Semen Padang FC Win Bernadino (ANTARA/Mario Sofia Nasution)
Manajer Semen Padang FC Win Bernadino (ANTARA/Mario Sofia Nasution)

Semen Padang Tuntut Kepastian Nasib Liga 2 dalam Rapat Pemilik Klub

Antara • 23 Januari 2023 20:18
Padang: Manajemen Semen Padang FC berharap agar rapat pemilik klub menghasilkan keputusan bulat atas nasib kelanjutan Liga 2 Indonesia 2022--2023. Sebelumnya, rapat tersebut dijadwalkan berlangsung di Hotel Sultan Jakarta pada Selasa 24 Januari mendatang.
 
"Kita sudah menerima undangan dan Selasa pagi baru bertolak ke Jakarta karena rapat baru digelar Selasa sore. Sejauh ini, kita belum mengetahui pasti tentang agenda rapat tersebut, mungkin itu digelar sebagai hasil dari pertemuan PSSI dengan Menpora Zainuddin Amali," kata manajer Semen Padang FC Win Bernadino seperti dilansir Antara, Senin (23/1/2023)
 
Win melanjutkan, Semen Padang sejak awal menginginkan kompetisi Liga 2 tetap berjalan dengan tetap menjalankan sistem promosi dan degradasi. "Kita tentu pihak yang kecewa dengan keputusan PSSI dan PT LIB yang menghentikan kompetisi dengan sejumlah alasan yang diajukan," kata dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Oleh karena itu, Win berharap dalam pertemuan nanti ada keputusan yang bulat terkait nasib kompetisi Liga 2, atau jangan hanya sekadar berlanjut, namun terdapat kejelasan soal format laga yang akan digunakan, apakah bubble (tertutup) atau kandang tandang.
 
"Sehingga, setelah pertemuan ini tinggal menjalankan saja tanpa ada persoalan lain," tutur Win.
 
Terkait Liga 1 yang tetap berjalan tanpa degradasi, Win menegaskan dirinya tidak memiliki urusan dengan hal tersebut. Namun jika kompetisi Liga 2 berjalan, harus ada promosi dan degradasi.
 
Sementara itu, Win mengaku bisa saja mengalami kerugian semenjak Liga 2 Indonesia dihentikan pada Oktober tahun lalu. Sebab, pihaknya masih terus menjalankan kewajiban kepada pemain dan pelatih serta mengeluarkan biaya operasional hingga kini.
 
"Kontrak pemain ini habis di Februari dan jika kompetisi berlanjut tentu kita melakukan perpanjangan kontrak. Kemudian, itu juga menimbulkan biaya yang tak kecil," kata dia.
 
Kemudian, lanjut Win, dana dari sponsor juga tidak dapat diharapkan karena mereka ingin mencairkan dana apabila kompetisi Liga 2 bergulir.
 
"Ada calon sponsor kita yang sampai saat ini masih menunggu kapan kompetisi ini berlanjut. Jika berlanjut, baru mereka mau mencairkan dana," tutup Win. (ANT)

 
(KAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif