Logo PSSI (Dok. PSSI)
Logo PSSI (Dok. PSSI)

Tiga Rencana PSSI atas Lanjutan Liga 1 dan Liga 2 yang Tertunda

Olahraga pssi liga 1 indonesia liga 2 indonesia
Kautsar Halim • 14 Oktober 2020 19:24
Jakarta: PSSI menyiapkan tiga rencana jadwal kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 Indonesia 2020 yang sampai saat ini masih ditangguhkan karena masih tingginya angka penyebaran covid-19 dan tidak mendapat izin dari pihak kepolisian.
 
Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi menyebutkan bahwa tiga opsi yang disiapkan tersebut adalah bergulir pada 1 November 2020, 1 Desember 2020 atau 1 Januari 2021.
"Intinya kompetisi lanjutan musim 2020 ini akan diteruskan. Apakah mulai 1 November, 1 Desember atau 1 Januari 2021,” ujar Yunus seperti dikutip dari laman resmi PSSI.
 
Menurut pria yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI tersebut, keputusan itu diambil oleh PSSI setelah semua klub peserta Liga 1 dan Liga 2 sepakat untuk melanjutkan kompetisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kesepakatan tersebut dikemukakan dalam rapat PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi dan klub-klub peserta di Yogyakarta, Selasa 13 Oktober.
 
Dari tiga rencana tersebut, kompetisi yang dimulai pada 1 November menjadi opsi utama. Andai itu yang terjadi, format kompetisi Liga 1 bisa dipertahankan karena masih bisa selesai pada Maret 2021.
 
"Namun, soal izin kita kembalikan ke kepolisian. Jika kepolisian tidak mengizinkan, tentu PSSI akan menghormati dan mematuhinya," terang Yunus.
 
Jika bergeser sampai Januari tahun depan, format liga kemungkinan berubah karena PSSI dan LIB tidak mau ada jadwal sepak bola pada bulan puasa yang jatuh pada April 2021. Selain itu, Indonesia juga sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang dijadwalkan pada 20 Mei 2021.
 
Sebelumnya, lanjutan Liga 1 Indonesia 2020 dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober-28 Februari 2021, sedangkan lanjutan Liga 2 bergulir pada 17 Oktober-5 Desember 2020. Tapi, itu gagal terjadi karena angka penyebaran covid-19 masih tinggi dan tidak mendapat izin dari pihak kepolisian. (ANT)
 

 

 
(KAH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif