Meski kontribusi Paraiba sangat dibutuhkan pada laga kontra Persita, tim pelatih memilih tidak mengambil risiko. Pelatih Persebaya Tavares menegaskan bahwa kondisi fisik pemain asing asal Brasil tersebut menjadi prioritas utama demi menghindari cedera yang lebih fatal ke depannya.
"Saat ini dia tidak dalam kondisi baik, sayangnya. Dia mulai membaik tetapi kami mencoba untuk terus dekat dengan departemen medis guna melakukan semua prosedur yang mereka anggap lebih baik agar dia dapat pulih dengan cepat," tutur Tavares di Surabaya. Baca juga Sempat Alami Insiden Lawan Persib, Begini Kondisi Terkini Catur Pamungkas di Persebaya
Tavares juga menjelaskan bahwa keputusan untuk memberikan menit bermain yang sangat singkat pada laga kontra Borneo FC Samarinda, pada 7 Maret lalu, murni berdasarkan pertimbangan tim medis. Dalam laga yang berakhir dengan kekalahan 1-5 tersebut, Paraiba hanya bermain selama 24 menit setelah menggantikan Milos Raickovic.
Pelatih asal Potugal tersebut mengaku khawatir akan stabilitas fisik sang pemain. Tavares menegaskan jika dipaksakan tampil dalam durasi lama, stamina Paraiba dikhawatirkan ambruk dan memicu cedera kambuhan yang bisa mengakhiri musimnya lebih cepat.
“Kami perlu berhati-hati dengan para pemain ini karena mereka ingin bermain, tetapi kemudian kami memiliki risiko bahwa stamina mereka tidak bagus dan setelah itu mengalami masalah serta cedera lagi,” jelas Tavares.
Tavares juga meminta para pendukung Persebaya bersabar hingga sang playmaker benar-benar dinyatakan pulih total oleh tim dokter. Langkah ini diambil Tavares agar Paraiba bisa memberikan kontribusi maksimal pada laga krusial selanjutnya tanpa bayang-bayang cedera.(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News