Direktur Operasional PT LIB, Irjen Pol (P) Drs. Sudjarno (Medcom.id/Rendy Renuki H)
Direktur Operasional PT LIB, Irjen Pol (P) Drs. Sudjarno (Medcom.id/Rendy Renuki H)

LIB Audiensi dengan Polri Bahas Liga 1, Suporter Disoroti

Olahraga polri liga 1 indonesia pandemi covid-19
Rendy Renuki H • 25 Juni 2021 11:04
Jakarta: PT Liga Indonesia Baru (LIB) beraudiensi dengan Polri membahas persiapan Liga 1 2021-2022 yang akan segera bergulir. Salah satu pembahasan yang disoroti yakni suporter.
 
Pasalnya Liga 1 2021-2022 akan digulirkan tanpa kehadiran suporter atau penonton di dalam stadion. Apalagi masa pandemi Covid-19 saat ini belum berakhir dan sedang menunjukkan angka kenaikan.
 
"Itu memang menjadi fokus pembicaraan kami dengan Asisten Operasional (Asops) Kapolri, Irjen Pol Drs. Imam Sugianto M.Si. Prinsipnya kami memiliki keinginan yang sama, yakni publik bisa terhibur dengan sajian kompetisi sepak bola nasional tanpa harus datang ke stadion," ujar Direktur Operasional LIB, Sudjarno, Kamis 24 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah dan kepolisian memang sangat fokus dengan suporter yang termasuk salah satu stakeholder sepak bola nasional. Hanya saja, karena masih terjadi pandemi Covid-19, aktivitas suporter akan sangat terbatas.
 
Terkait fokus pembicaraan yang membahas soal suporter atau penonton tersebut, Sudjarno berharap ada dukungan maksimal dari masyarakat Indonesia. Salah satu caranya, dengan berkomitmen bersama untuk tidak datang ke stadion.
 
"Saya mengimbau kepada seluruh suporter dan pecinta sepak bola nasional, mari bersama-sama mendukung tim dari rumah. Cukup nonton dari layar kaca, tidak menggelar nonton bareng atau membuat kerumunan. Kami memohon ini bisa menjadi komitmen kita bersama," kata Sudjarno.
 
Seperti yang diinformasikan, selama Liga 1 2021-2022 bergulir, pihak kepolisian akan selalu memantau kedisiplinan suporter atau penonton. Tingkat kedisiplinan seperti tidak datang ke stadion, tidak menggelar nonbar, tidak berkerumun akan sangat memengaruhi perizinan keramaian dari pihak kepolisian. 
 
"Suporter dan penonton disiplin di rumah, taat pada imbauan, maka besar kemungkinan kompetisi bisa bergulir dengan lancar," bilang Sudjarno.
 
(ACF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif