Suasana laga PSIM vs Dewa United. (Foto: IG resmi PSIM)
Suasana laga PSIM vs Dewa United. (Foto: IG resmi PSIM)

BRI Super League 2026/2027

Risto Vidakovic Ungkap Penyebab Kekalahan PSIM dari Dewa United

Kautsar Halim • 07 November 2026 02:40
Ringkasnya gini..
  • PSIM Yogyakarta kalah 1-2 dari Dewa United pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul.
  • Risto Vidakovic mengakui timnya kehilangan konsentrasi pada 10 menit terakhir dan tidak mampu membaca permainan lawan dengan baik.
  • Gol Taisei Marukawa pada menit 90+5 memastikan kemenangan Dewa United setelah PSIM sempat menyamakan kedudukan melalui Ezequiel Vidal.
Bantul: PSIM Yogyakarta gagal mengamankan poin saat menjamu Dewa United Banten FC pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027. Pelatih PSIM, Risto Vidakovic, mengakui timnya kehilangan konsentrasi pada 10 menit terakhir sehingga harus menelan kekalahan 1-2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat, 6 November 2026.

PSIM sebenarnya mampu memberikan perlawanan kepada Dewa United yang tampil sebagai salah satu tim papan atas. Setelah tertinggal lebih dahulu, Laskar Mataram berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua.

Namun, hasil kerja keras tuan rumah buyar pada penghujung pertandingan. Gol Taisei Marukawa pada menit 90+5 memastikan Dewa United pulang dengan membawa tiga poin.

Risto menilai anak asuhnya telah memainkan pertandingan dengan cukup baik. Meski demikian, ia menyayangkan hilangnya konsentrasi pada fase krusial yang membuat PSIM gagal mengendalikan permainan.

"Kami sudah memainkan pertandingan yang cukup baik melawan tim dari papan atas klasemen. Namun, kami kehilangan konsentrasi pada 10 menit terakhir. Kami kebobolan karena tidak mampu membaca permainan lawan dengan baik," kata Risto seusai pertandingan seperti dikutip dari situs resmi I.League.
 

PSIM Kehilangan Kendali di Pengujung Laga


Dewa United lebih dahulu membuka keunggulan melalui tendangan penalti Denilson Junior pada menit ke-10. PSIM kemudian berusaha mengejar ketertinggalan dan baru mendapatkan gol penyeimbang pada menit ke-66 melalui sundulan Ezequiel Vidal.

Kedudukan 1-1 membuat pertandingan semakin terbuka. Kedua tim sama-sama berupaya mencari gol tambahan, tetapi situasi tersebut justru memberi ruang bagi Dewa United untuk melancarkan serangan.

Risto mengakui pendekatan permainan terbuka yang dilakukan PSIM memiliki risiko, terutama ketika menghadapi lawan dengan pemain-pemain cepat di lini depan.

Menurut pelatih asal Serbia tersebut, Dewa United mampu memanfaatkan ruang yang ditinggalkan pemain PSIM. Kesalahan dalam membaca situasi permainan kemudian berujung pada serangan balik yang menghasilkan gol kemenangan tim tamu.

"Kami mulai bermain saling menyerang melawan tim yang memiliki banyak pemain cepat di lini depan dan kami membuka ruang. Dewa United akhirnya mencetak gol melalui serangan balik setelah salah satu kesalahan yang kami lakukan," ujarnya.

Gol Taisei Marukawa pada menit 90+5 menjadi pukulan bagi PSIM yang sebenarnya berpeluang mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang.
 

Risto Tetap Apresiasi Kerja Keras Pemain


Meski kecewa dengan hasil pertandingan, Risto tidak menampik kerja keras para pemainnya. Ia menilai skuad PSIM telah memberikan kemampuan terbaik sepanjang pertandingan.

Risto berharap timnya bisa mengambil pelajaran dari kekalahan tersebut, terutama dalam menjaga konsentrasi dan mengurangi kesalahan yang berpotensi berakibat fatal.

"Saya sangat senang dengan usaha yang ditampilkan para pemain. Mereka sudah memberikan segalanya di lapangan. Kami harus terus melangkah dengan semangat ini dan berusaha meminimalkan kesalahan-kesalahan yang bisa berakibat fatal," tutur Risto.

Di sisi lain, Risto juga menyoroti sejumlah keputusan wasit, terutama hadiah penalti untuk Dewa United pada babak pertama. Ia menilai keputusan tersebut berlebihan dan mempertanyakan pertimbangan wasit dalam situasi itu.

Meski demikian, evaluasi Risto terhadap konsentrasi tim menunjukkan bahwa PSIM juga perlu membenahi aspek permainan sendiri. Kehilangan fokus pada penghujung laga menjadi pekerjaan rumah penting bagi Laskar Mataram setelah gagal mempertahankan hasil imbang di kandang.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan